KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 

Death Note 2 - The Last Name

 
HIBURAN

Death Note 2 - The Last Name
Oleh : Dennis Villanueva | 27-Des-2006, 15:57:15 WIB

Director: Shusuke Kaneko
Cast: Tatsuya Fujiwara (Light Yagami), Kenichi Matsuyama (L), Erika Toda (Misa Amane), Nana Katase (Kiyomi Takada)
Genre: Thriller
Year: 2006
Running Time: 141 Minutes


Mereka yang gemar dengan anime dan manga tentu tahu mengenai sebuah cerita berjudul Death Note. Lahir dari penulis Hikaru no Go, manga ini mengguncang publik Jepang beberapa tahun yang lalu dengan thriller psikologi yang begitu cerdas dan membuat banyak orang tercengang. Karena kepopuleran manganya, maka tahun ini film ini dibuatlah live actionnya - tidak tanggung-tanggung Death Note langsung dibuat dua seri yang dirilis hampir berkesinambungan. Apakah film ini bisa menandingi serial manga animenya?

Death Note 2 langsung melanjutkan di mana Death Note pertama berakhir. Bagi mereka yang belum pernah menonton film pertamanya (kelihatannya sih jarang soalnya saya kok ragu publik Indonesia bisa menerima film Jepang seperti ini - walau sudah menjadi blockbuster hits di mana-mana di Asia), film ini mengisahkan tentang seorang dewa kematian (shinigami) yang membuang buku kematiannya di dunia manusia. Buku ini adalah sebuah buku sakral karena nama siapapun yang ditulis di dalam buku tersebut akan tewas. Mengerikan? Yang lebih mengerikan adalah ketika buku itu dipegang oleh seorang jenius bernama Yagami Raito (Light). Light yang adalah anak seorang inspektur polisi memutuskan untuk membersihkan dunia dari kriminal.

Caranya sederhana. Ia membunuh kriminal-kriminal yang ada di dunia, satu demi satu. Kematian misterius dari para kriminal ini membuat banyak kriminal gentar. Dunia pun menjadi terpecah. Satu mendukung aksi dari Light, sementara yang lain menentang aksi Light. Akhirnya, hal ini menjadi sebuah fenomena dunia. Pembunuh misterius ini dinamakan oleh publik sebagai Kira (alias Killer dalam lafal Jepang). Pihak kepolisian tidak bisa tinggal diam dengan aksi Kira yang mereka anggap brutal ini. Mereka pun menggalang satu kesatuan khusus di bawah seorang detektif jenius yang bernama L. Detektif jenius bernama L ini tidak ada di bawah kesatuan polisi manapun dan bertekad membongkar identitas Kira yang sebenarnya. Sebaliknya, Light pun harus tahu nama asli L untuk bisa menghabisinya melalui Death Note yang ia miliki.

Siapa yang akan menang dalam pertandingan kucing tikus ini? Siapa yang lebih cerdik dalam menganalisa lawannya? Film pertama Death Note diakhiri dengan bertemunya Light dan L. L sudah mencurigai Light sebagai Kira tetapi tidak punya cukup bukti untuk mendukung analisanya. Di lain pihak, Light mati-matian mencari tahu identitas L guna menghabisi musuh bebuyutannya itu. Yang makin menambah kesemrawutannya adalah munculnya seorang Kira kedua. Nampaknya, pemegang Death Note di dunia ini bukan hanya Light semata...

Permainan Kira dan L disertai dengan adegan skenario yang cerdas inilah yang menghidupkan film ini. Sinematografi film ini bisa dibilang di atas rata-rata standar film Jepang biasanya. Begitu pula dengan CG dari para dewa shinigami yang ada. Kendati tampak kartunis, tetapi mereka memang dibuat sesuai dengan figur mereka di komik. Kalau semua aspek itu memang sudah digarap dengan baik, yang paling penting sekarang adalah para pemainnya. Apakah mereka bisa menghidupkan peran mereka dengan baik? Apakah Kira dan L bisa ditampilkan secara sempurna oleh kedua aktor muda Tatsuya Fujiwara maupun Kenichi Matsuyama? Menurut pendapat saya, Misa dan L sebenarnya sudah bisa ditampilkan dengan baik oleh Erika Toda maupun Kenichi Matsuyama. Toh itu bukan berarti Tatsuya Fujiwara yang berperan sebagai Light / Kira buruk. Bagaimanapun juga sosok Light yang harus bermuka ganda di hampir setiap situasi jauh lebih sulit diperankan ketimbang sosok L dan Misa yang datar (satu harus tampil freak tanpa ekspresi, sementara yang satu tampil genit dan imut).

Secara keseluruhan, Death Note kedua ini mungkin menampilkan jalan cerita yang familiar bagi mereka yang sudah membaca komiknya (toh saya masih terhentak dengan endingnya yang berubah). Bagi mereka yang belum pernah membaca komiknya saya harap jangan menonton film ini dulu. Saran saya nonton Death Note pertama, mengertilah ceritanya dengan baik dan baru tonton film ini. Niscaya kalian akan lebih menghargai Death Note!


Rating: 7.75 / 10

Best Scene: Semua adegan adu pintar Kira and L
Memorable Quotes:

-

If You Love This Movie, Watch Also:
- Infernal Affairs

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia