KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 

For Horowitz

 
HIBURAN

For Horowitz
Oleh : Dennis Villanueva | 27-Des-2006, 21:42:55 WIB

Director: Kwon Hyung Jin
Cast: Uhm Jeong Hwa (Kim Ji Soo), Shin Eui Jae (Yoon Gyung Min)
Genre: Drama
Year: 2006
Running Time: 108 Minutes


Anda penggemar drama Korea? Penggemar musik klasik? Suka cerita mengenai guru dengan murid yang bandel (atau sosok ibu dengan anak yang bandel)? Kalau memang seperti itu, maka anda dijamin akan menyukai film For Horowitz. Film ini memberikan segala ramuan yang anda inginkan, tanpa membuat film ini menjadi kacangan.

Kim Ji Soo adalah seorang guru piano yang keras kepala. Apabila teman-temannya mencapai karir yang lebih tinggi dengan cara menjilat instruktur mereka, Ji Soo lebih memilih untuk mencapai gelar yang lebih tinggi dengan cara berusaha sekuat tenaga dengan kemampuannya sendiri. Tentu saja hal itu tidak mudah dilakukan; dan pada akhirnya karier Ji Soo di bidang musik tertinggal jauh dari teman-temannya. Dia hanya menjadi instruktur piano di tempat terpencil saja. Itu bukan hanya halangan satu-satunya, keluarganya sendiri sudah capek dengan kengototannya pada idealismenya. Ji Soo merasa bahwa tidak ada lagi yang akan mendukungnya.

Sebaliknya Yoon Gyung Min adalah seorang anak malang. Anak ini tinggal dengan seorang nenek yang suka sekali memukulinya. Gyung Min menjadi sangat bandel dan suka menganggu orang lain. Yang lebih parah adalah Gyung Min tidak lagi memiliki orang tua. Orang tuanya sudah tewas dalam kecelakaan lalu lintas dan itu membuatnya mengalami trauma. Semua ini menjadikan Gyung Min seorang anak yang sangat pendiam dan menutup diri terhadap lingkungannya. Karena kenakalannya inilah tidak ada yang pernah menyadari bahwa Gyung Min sesungguhnya memiliki telinga perfect pitch yang mampu mengenali nada-nada secara tepat.

Ketika Ji Soo menemukan bahwa Gyung Min adalah seorang dengan perfect pitch, ia memutuskan bahwa Gyung Min adalah alat yang tepat baginya untuk mendapatkan kemajuan bagi karirnya. Apabila ia berhasil mendidik Gyung Min menjadi seorang pianis yang luar biasa, maka tentu saja namanya ikut terangkat. Gyung Min sendiri pertama kali sangat keras kepala terhadap Ji Soo, tetapi melihat sosok Ji Soo yang mirip dengan mendiang ibunya, ia mulai menganggap Ji Soo sebagai seorang ibu angkat. Dimulailah kehidupan dan hubungan tidak lazim dari keduanya, dan jauh ke depan hati mereka berdua yang kesepian pun saling mengisi.

Walaupun cerita seperti ini terdengar klise, tetapi eksekusinya yang dilakukan sangat baik oleh sang sutradara membuat film ini sukses menguras air mata beberapa wanita yang menontonnya. Memang ada momen-momen yang digarap dengan sangat menyentuh (sayangnya tidak ada yang orisinil pada momen-momennya). Yang lebih luar biasa lagi adalah penggarapan soundtracknya yang memainkan lagu klasik dengan benar-benar luar biasa. Sedikit fakta yang membuktikan betapa luar biasanya musik dalam film ini: Shin Eui Jae yang memerankan Yoon Gyung Min menjadi juara dalam kompetisi lokal di Korea setelah memainkan film ini. Semua karakter dalam film ini pun memainkan peranannya dengan baik (walau fokus hanya ada pada dua karakter utama ditambah dengan dua karakter pendamping saja).

For Horowitz adalah sebuah drama yang menguggah hati. Kendati tidak ada adegan orisinil dalam film ini, setidaknya adegan-adegan yang pernah ada di berbagai film berhasil dikompilasi dengan baik di film ini dan diberi sentuhan sendiri oleh Hyung Jin untuk sekali lagi berhasil sukses menyentuh hati kita.


Rating: 7.25 / 10

Best Scene: The Painful Separation; Goodbye Grandmother
Memorable Quotes:

-

If You Love This Movie, Watch Also:
- My Beloved
- Not One Less

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia