KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
HIBURAN

Medan Masih Kekurangan Film Maker
Oleh : Adela Eka Putra Marza | 20-Des-2008, 22:56:26 WIB

KabarIndonesia - “Industri  perfilman saat ini sudah menjadi salah satu industri yang besar. Setiap minggu selalu ada film baru yang tayang di bioskop. Bayangkan saja, berapa milyar yang didapatkan dari film Ayat-ayat Cinta? Sebuah bisnis yang besar,” demikianlah disampaikan Rius Suhendra, seorang praktisi film di Medan dalam sebuah kuliah umum terbatas bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USU, Selasa (28/10).

Kuliah umum yang dilaksanakan di Ruangan Dharma Wanita FISIP USU ini diikuti oleh mahasiswa mata kuliah Manajamen Siaran Radio dan TV.  Dalam kuliah umum yang dipandu oleh Febry Ichwan Butsi, asisten dosen pengasuh mata kuliah tersebut, Rius banyak berbicara tentang produksi film dan perkembangan perfilman di Medan. Pria yang pernah menyutradarai beberapa film ini menceritakan pengalamannya selama memproduksi film.

“Awalnya kita harus siapin konsepnya dulu. Lalu kita tentukan siapa saja pasarnya. Kemudian baru mencari pengisi acara, dan terakhir melaksanakan proses produksi di lapangan, alias syuting,” jelas Rius.

Menurut Rius, kesulitan dalam produksi sebuah film, bisa saja terjadi di setiap bagian pelaksanaan produksinya. Bisa saja kesulitan muncul dalam mencari karakter yang tepat untuk memerankan sebuah tokoh cerita sesuai naskah.  Masalah lain yang juga harus menjadi perhatian dalam produski film adalah persoalan dana. Rius mengatakan, untuk sebuah produksi film yang hanya berdurasi 38 menit saja, bisa menghabiskan Rp 80 juta. Semua dana itu dikeluarkan untuk penyewaan alat, membayar kru dan artis, serta pengeluaran lainnya, seperti transportasi.

Di Medan sendiri, menurut Rius perkembangan film maker masih jauh jika dibandingkan dengan di Jawa. Penyebab yang paling mendasar karena memang masih kurangnya tenaga ahli dalam bidang ini. “Di Medan kekurangan SDM, jelas banget. Banyak yang otodidak. Teori sinematografi, itu yang belum dipunyai oleh film maker Medan,” jelas pemilik Kensington Institute, sekolah akting dan film di Medan ini.  Selain itu, yang menjadi masalah menurut Rius lagi, sekarang ini lebih banyak yang ingin jadi artis ketimbang jadi sutradaranya. “Kalau yang jadi film maker sedikit, siapa yang mau bikin filmnya,” ujar Rius sambil tersenyum.




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia