KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Nyatakan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Habibie oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Sep-2019, 14:48 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Dikabarkan, pada hari ini Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18,05 WIB, Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie (B J Habibie), telah meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, pada usia 83 tahun. Jenazah almarhum telah diberangkatkan dari
selengkapnya....


 


 
BERITA HIBURAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Siapa Kau Siapa Aku? 02 Sep 2019 10:28 WIB

AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
HIBURAN

Tanggalkan Sikap Kecurigaan Itu
Oleh : Ibn Ghifarie | 21-Des-2007, 07:02:45 WIB

KabarIndonesia - Kehadiran film Rohani tanpa iklan berjudul "Sebuah Penantian" di Stasiun Televisi RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia), Sabtu (15/12) pukul 16.30 menuai kontroversi khusussnya di kalangan muslim.

Pasalnya, film berbau religius ini dapat menimbulkan perpindahan agama. Betapa tidak, tontonan itu sarat dengan nuansa Kristiani, demikian kata Ibu satu orang anak.

Ya, bukan apa-apa. Dulu pernah terjadi di India. Setelah ngeliat film itu satu keluarga masuk Kristen, jelasnya.

Berbeda lagi dengan Riki, mahasiswa KPI (Komunikasi Penyiaran Islam) UIN SGD Bandung menanggapinya "bagi saya film itu memberikan pesan yang amat baik. Soalnya mengajarkan pada kebaikan, terutama bagaimana cara menghormati Orang Tuanya, tegasnya.

Meski sang Ayah tak pernah memberikan nafkah beberapa tahun. Inilah pesan yang harus kita ambil, ujarnya.

Bukan malah saling mencurigai. "Ini lho film pengkristenisasian. Sudahlah perasangka itu kita simpan dulu. Karena belum tentu tujuan pemutaran film itu untuk menggaet umat non Kristen"

Satu hal lagi, sikap kehawatiran itu belum terjadi, tegasnya.

Senada dengan Riki, Pomi aktivis Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman (LPIK) ikut nimbrung "Sudahlah jangan terlalu curiga sama agama lain itu, kalau perlu ikuti jejak dan metode mereka dalam mengajarkan agama", katanya.

Bukan malah saling mencurigai. Pada akhirnya umat islam tak akan berkembang, sebab mempersoalkan cara berdakwah. "Kita selalu bangga bila ada orang yang masuk Islam dan mengutuk, hingga berbuat anarkis bila terdapat saudara kita yang masuk Kristen. Ada-ada saja", paparnya.

Kuatnya pencitraan Kristenisasi pada filim itu tak membuat Reni Sendiawati Ketua Umum Woment Studies Center (WSC) Bandung untuk tidak menonton acara tersebut.

Malahan Ia mengajak rekan-rekanya untuk berbagi pengalaman dan menanggapinnya dengan ungkapan "Yang terpenting bagaimana cara kita mengambil pesan dari film itu. Ya sukur-sukur bisa mengamalkan. Bukankah setiap agama mengajarkan untuk berbuat baik pada sesame dan orang tua", katanya.

"Mari Kita tanggalkan sikap curiga terhadap orang lain itu. Solanya pemikiran inilah yang akan menimbulkan konflik antar umat beragama kelak", harapnya.

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 16/12/07;15.29 wib

*Penulis Mahasiswa Studi Agama-agama Fakultas Filsafat dan Teologi UIN SGD Bandung dan Koord Pots LPIK (Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman) Bandung

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia