Nasir (14-Apr-2012, 12:50:49)
MATI SATU TUMBUH SERIBU, PERUANGAN TETAP BERLANJUT WALAUPUN DENGAN PELURU BATU. DAN NYAWA PENGORBANAN NYADUP PALESTINA ... ISRAEL TAEN,,,,?

Rizky Wahyudi Putra (06-Mar-2012, 13:22:47)
Sukron kepada kepada seluruh saudaraku di palestina atas suratnya..semoga allah menjaga diri antum di palestina..
islam harus menang melawan yahudi penjajah

Ekowahyudi (07-Des-2010, 13:29:45)
Semakin ku baca semakin sedih aku olehnya, takkusadari airmataku telah tumpah, aku tidak bisa berbuat banyak kecuali berdoa untukmu saudaraku di palestina Allahuakbar!!!!!!!!!!!!!!!!...

Poejie (31-Jul-2010, 21:18:01)
Subhanallah..........

Fany (08-Jul-2010, 23:06:33)
Sedih hatiq membaca surat dari PALESTINA, sungguh ironi dgn bangsa ini yg kurang menghargai waktu n mensyukuri nikmat-Nya, buat saudaraq yg d gaza moga ALLAH selalu memberikan kemudahan-Nya, amien ya rabbal alamien...

Yan (19-Jun-2010, 17:09:15)
Alangakah naifnya bangsa yang memiliki adat timur yang mengedepankan rasa malu dan mengenal budaya yang historis dengan peradaban kalau saja kasus-kasus perjinahan, aborsi mencuat ke negara-negara terutama di negara saudara kita muslim di Palestina. Tentunya kita bertanya mengapa kejadian demi kejadian tersebut terus berlangsung di negri ini, apakah kita sudah tak ada lagi tempat untuk belajar dan mengajarkan pemahaman terhadap agama serta keimanan atau sudah rapuhnya pundi-pundi kekuatan keagamisan yang selama ini menjadi tolak ukur bagi kita sangat disayangkan jika hal semacam ini terus saja berlangsung dan hal naif tersebut sampai tersebar kenegara-negara lainnnya secara seksama bila kita menellusuri berhita-berita tersebut sangatlah tidak layak negri yang katanya beradab memberikan suasana yang sangat kejam dengan menyampingkan norma-norma yang telah dikaidahkan oleh agama-agama yang ada dinegara ini.memeandang darikaca mata yang telah kita amati sejak merdekanya negri ini sudah sejauh manakah kita bercermin pada diri kita dan apa yang mmenjadi tolak ukur sehingga kita tidak pernah takut akan ancaman hari akhir.pelanggaran demi pelanggaran pun terus saja terjadi ahirnya kita simpulkan jika budaya mallupun sudah pupus dan siapa bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut mari kita bukakan tangan agar menjalin sosialisasi bersama untuk pencapaian suatu kemaslahatan yang memberi kontribusi bagi terciptanya negri yang bermartabat.aminn..

Kirmansyah (16-Jun-2010, 13:05:25)
Membaca surat dari Gaza City ini aku sungguh merasa malu. Karena ternyata kami di Indonesia tidak banyak berbuat seperti yang saudaraku di Gaza lakukan. Dan melihat serta mendengar kalian diperlakukan seperti itu oleh Zionis kami di Indonesia hanya mampu mengusap dada, namun tak mampu lebih dari itu. Sabarlah saudaraku mudah-mudahan ALLAH segera memberikan jalan keluar terbaik. Ammmmiiiiinn

Adhitya Dharma (14-Jun-2010, 11:41:11)
Mudah2an kami bisa membantu yang lebih besar

Susan (10-Jun-2010, 11:54:47)
Waaaahhh...
paten bgt ini surat
buat hatiku terenyuh
hmmm

hey sahabatku ipmawan prima...
aku tau asal tulisan ini
haha

Hasian (10-Jun-2010, 10:55:14)
Aq merinding, terharu sekaligus bangga akan kekuatan hati saudara2ku di palestina.


Hal :  1|