KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA EKONOMI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Waspadai Modus Penipuan Dalam Investasi Saham

 
EKONOMI

Waspadai Modus Penipuan Dalam Investasi Saham
Oleh : Setyo Sudirman | 10-Jul-2020, 10:12:23 WIB

KabarIndonesia - Ketika membaca judul tulisan seperti ini apa yang langsung terlintas di benak kepala? Yup, tidak sedikit yang berpikiran untuk mewaspadai penawaran investasi abal-abal alias bodong yang biasanya sedang mencari korban untuk "ditipu".

Salah satu ciri investasi bodong, yakni memang menggampangkan langkah-langkah yang biasanya butuh proses untuk hasil cepat atau kalau perlu seketika. Makanya, masyarakat yang tidak jeli biasanya langsung tergiur untuk menanamkan modalnya karena tergoda keuntungan yang menggiurkan.

Investasi bodong memang memikat korban dengan keuntungan yang besar dan cepat didapatkan, namun sebenarnya tidak realistis. Investasi bodong membidik masyarakat yang ingin cepat kaya, padahal bakal hanya untuk ditipu saja.

Menjadi cepat kaya memang mimpi kebanyakan orang, namun hanya sedikit yang realistis dan menggunakan cara yang legal untuk mewujudkannya. Orang yang demikian memang menghargai yang namanya proses karena tawaran investasi yang akan membuat korban kaya mendadak itu boongan adanya.

Lantas adakah cara mudah untuk mengembangkan duit dari rumah yang berbekal smartphone itu? Tentunya ada, meski tak sebombastis model investasi-ivestasi bodong. Meski jenisnya masih sama investasi, namun untuk investasi yang satu ini legal yaitu investasi saham yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Lho harga-harga saham kan sedang hancur-hancurnya, kok justru menjadi peluang? Tentu saja investasi saham di saat harga-harga anjlok karena pandemi Covid-19 ini menjadi momen bagus untuk memulai investasi.

Harga-harga saham unggulan yang sedang murah-murahnya alias diskon menjadi kesempatan bagi siapa pun untuk mulai menikmatinya, apalagi untuk saat ini dapat dilakukan dengan mudah dari rumah hanya berbebak smartphone.

Investasi saham sudah 100% online mulai dari registrasi hingga transaksi, semisal dengan aplikasi IPOT milik Indo Premier Sekuritas, yang mudah dan terjangkau dengan modal cekak.

Investasi saham yang demikian ini legal karena terdaftar dan diawasi oleh OJK. So, ini jelas beda karena bukan investasi abal-abal yang legalitasnya saja biasanya perlu dipertanyakan.

Sebagai altenatif ngembangin duit yang legal tentu butuh proses. Selain itu, dalam investasi saham juga berlaku yang namanya prinsip high return high risk. Oleh sebab itu, sebagai investor saham, tentu perlu paham bahwa yang namanya investasi apa pun, seperti halnya saham, perlu disposisi diri siap untuk cuan, namun perlu siap mental untuk rugi.

Menarik tentunya bahwa investasi saham saat ini sudah mudah dilakukan. Berbekal smartphone dari rumah, investasi saham bisa dilakukan dengan mudah, apalagi di saat pandemi Covid-19 yang tak boleh mengekang pertumbuhan aset yang dimiliki.

Namun di tengah kemudahannya ini, bukan berarti investasi saham menjadi lebih bebas dari ancaman penipuan. Modus penipu pun dari hari ke hari menjadi baru. Penipu bahkan merambah dengan memalsukan akun-akun media sosial perusahaan dan menyebut diri resmi dari perusahaan dimaksud.
Masyarakata atau investor pemula yang tidak bisa membedakan akun medsos yang resmi dan palsu tentu bisa menjadi gampang tertipu. Namun seiring dengan kemajuan teknologi, akun-akun medsos resmi bisa dibedakan dengan akun-akun bodong milik penipu. Akun-akun resmi perusahaan, apalagi perusahaan yang besar, biasanya sudah terverifikasi dengan ceklis biru. Oleh sebab itu, penting untuk mewaspadai penipu lewat akun-akun medsos palsu yang beluk centang biru. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia