KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiJababeka Senior Living Luxury Retirement Home oleh : Kabarindonesia
08-Des-2019, 09:41 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jababeka Senior Living mempersembahkan Luxury Retirement Home, suatu konsep konsep layanan hunian bagi Senior (lansia) dengan standar hotel bintang empt tetapi perhatian dan kepeduian team Care sebagaiman layaknya tinggal di rumah sendiri yg penuh kasih sayang. Home Sweet
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
IPTEK

Amerika Hentikan Perang dengan Huawei
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 07-Jun-2019, 14:50:06 WIB

KabarIndonesia - Sebagaimana dilansir AKURAT.co, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bicara soal perangnya dengan Huawei. Pada sesi temu media beberapa waktu lalu itu, Trump juga meminta perusahaan telekomunikasi Amerika untuk mempercepat pembangunan jaringan komunikasi 5G. Ia juga berharap, Amerika mengambil jalur persaingan yang sehat daripada harus melakukan sejumlah pemblokiran terhadap masuknya teknologi luar negeri. Ketua rotasi Huawei, Hu Houkun, meneruskan tweet Trump bahwa Huawei siap membantu AS membangun jaringan 5G melalui sistem kompetisi yang ketat dan sehat. "Mr. Presiden, saya sepenuhnya setuju dengan Anda. Perusahaan kami siap membantu membangun jaringan 5G sejati di Amerika Serikat melalui kompetisi,” kata Houkun via Twitter. Diketahui sebelumnya, Amerika Serikat melarang penggunaan infrastruktur dan perangkat 5G produksi Huawei yang jelas lebih maju, murah dan canggih dengan alasan keamanan. Amerika juga meminta sekutunya untuk melakukan hal yang sama. Namun, belakangan presiden AS tidak mau melanjutkan tren perang itu. Ia, atas nama Amerika, menyatakan siap bersaing. Sebelumnya dilaporkan bahwa perusahaan Google diklaim tengah melakukan pembelaan terhadap Huawei ditengah pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat. Raksasa teknologi tersebut memberikan argumen bahwa melarang Huawei bisa berisiko pada keamanan nasional. Melansir The Verge, Jumat (7/6/2019), Argumen tersebut diungkapkan oleh seorang eksekutif senior Google dan pertama kali dilaporkan oleh laman Financial Times. Google menilai bahwa pemerintah AS seharusnya tidak melakukan pembatasan untuk perangkat Huawei. Poin utama argumentasi tersebut ialah jika Huawei menggunakan sistem operasi hybrid atau versi modifikasi dari Android untuk perangkatnya akan lebih berisiko mengalami peretasan, tidak terkecuali oleh Tiongkok. Sama seperti perusahaan AS lainnya, Google dilarang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan asal Tiongkok tersebut. Secara tidak langsung pihaknya tidak bisa memberikan layanan android untuk perangkat ponsel pintar milik Huawei. Akibatnya, Huawei pun harus mempersiapkan sistem operasinya sendiri yang mungkin tidak akan lagi menyertakaan fitur keamanan seperti Google Play Protect yang membuat perangkat lebih rentan mengalami peretasan. Kendati demikian pihak Google dan pemerintah AS belum memberikan komentarnya terkait laporan arugmen Google tersebut. Namun yang pasti, saat ini Huawei masih mendapatkan lisensi untuk pembaruan perangkat lunaknya yang telah tersedia. Hal tersebut karena pemerintah AS memberikan penangguhan pembatasan hingga 19 Agustus 2019 agar konsumen Huawei di negara tetap bisa beroperasi. Informasi yang diperoleh bahwa keunggulah Huawei terbaru sistem 5G adalah: 1) Tidak butuh wifi karena ditembak langsung dari satelite China Baidau yg paling canggih di dunia. Dimanapun anda berada signal Huawei selalu 0N baik di hutan, di laut, di gunung, metro bawah tanah, signal always full. 2) Semua gratis tidak perlu bayar bulanan 3) Charging bisa full dalam 5 menit. 4) Terima dan kirim video hanya butuh 1 detik saja. 5) Harga dibawah Rp10 jt harga sangat ekonomis. Tidak heran kalau negara-negara US, Jepang, New Zealand dan Australia ikut USA dalam menentang masalah Huawei, dan menarik issu ini menjadi internasional krn pasar mrk sangat terganggu. Dan Iphone X, Samsung kini menjadi kuno dan tidak akan bisa bersaing di pasar lokal ataupun global.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 
LILIN ADVENT-NATAL 08 Des 2019 16:13 WIB

Kesehatan Manusia Dalam Alkitab 05 Des 2019 11:08 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia