KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

Aplikasi Isotop Stabil sebagai Pencari Jejak

 
IPTEK

Aplikasi Isotop Stabil sebagai Pencari Jejak
Oleh : Hendy Dwi Warmiko | 11-Okt-2019, 08:09:21 WIB

KabarIndonesia - Bandung, Workshop "Stable Isotopes Applications for researches and industries" dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung,pada tanggal 9 Oktobr 2019. Pada workshop ini dibahas penggunaan isotop stabil pada berbagai aplikasi pada bidang kehidupan.
 
Irwan Iskandar, Ph.D. dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) menyampaikan materi tentang penggunaan isotop stabil pada bidang eksplorasi sumber daya mineral, air, dan kebumian. "Angka delta (rasio isotop) ini sangat penting karena sebagai tracing pencari jejak salah satunya untuk mengetahui karakter sistem panas bumi" ujar Irwan. 

Peneliti dapat melacak asal, keaslian, dan melacak identitas menggunakan sidik jari isotop (jejak isotop) yang tertinggal dalam makanan, serat, cairan atau batu. Spektrometri massa isotop (IRMS) yang telah ada di ITB ini dapat membantu peneliti mengidentifikasi jejak isotop yang memberikan informasi tentang wilayah geografis, proses botani, tanah, dan masih banyak lagi" Tambah Irwan.

Acara dilanjutkan dengan narasumber kedua yaitu Prof. Yusli dari Institut Pertanian Bogor yang membahas penggunaan isotop stabil untuk penentuan rantai makanan dan strategi eksploitasi biota yang dapat di trace dari isotop karbon, nitrogen, dan oksigen. Proses ekosistem dan stressor dapat mempengaruhi struktur jaring makanan atau sumber daya yang tersedia bagi konsumen.

Disambung oleh Mika, Ph.D. dari FTTM ITB yang membahas tentang penggunaan data rasio isotop stabil dalam aplikasi paleoklimatik. Sidik jari isotop curah hujan dapat dianalisis, seperti gletser dan es kutub, sedimen laut dan danau, cincin pohon dan air tanah purba. Arsip paleo-klimatik ini dapat digunakan untuk merekonstruksi kondisi iklim masa lalu dan mendokumentasikan perubahan lingkungan selama berabad-abad dan ribuan tahun.

Workshop diselenggarakan atas kerjasama antara FTTM ITB dengan PT GeneCraft Labs-Thermo Scientific ini dilanjutkan dengan pemaparan alat yang digunakan untuk analisis isotope stabil yaitu Thermo Scientific Delta V Advantage Isotope Ratio Spectrometer (IRMS). 

Hendy Dwi Warmiko dari PT GeneCraft Labs-Thermo Scientific menjelaskan tentang berbagai prinsip dan cara kerja alat IRMS serta aplikasi yang dapat diberikan oleh alat IRMS seperti pencari jejak sumber obat-obatan terlarang, dapat membedakan madu yang murni dengan madu yang ditambah gula dengan melihat rasio isotop karbon. Lalu ada berbagai aplikasi lain seperti pencari jejak geografis kopi, serta aplikasi isotop stabil yang membedakan bahan yang natural dari alam atau sintetik (seperti kafein yang didapat dari alam atau dari sintesis kimia). 

Sampel memiliki jejak isotop atau sidik jari kimia yang unik sehingga memberikan petunjuk sejarah mereka. Spektrometri massa rasio isotop (IRMS) dapat membantu memvisualisasikan sidik jari ini. IRMS melacak karbon, nitrogen, belerang, oksigen, dan hidrogen dengan mendeteksi variasi alami mereka, mengungkapkan asal dan sejarah sampel. 
"Acara yang dihadiri dari berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta, serta dari civitas akademika ini diharapkan dapat membentuk jembatan penelitian dan mengkoneksikan berbagai bidang ilmu untuk memberikan manfaat yang ada dengan penelitian pencarian jejak dengan alat IRMS yang ada di ITB ini". tutup Irwan.

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia