KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 

Keamanan Pangan Sebuah Strategi Baru untuk Analisis Produk Halal

 
IPTEK

Keamanan Pangan Sebuah Strategi Baru untuk Analisis Produk Halal
Oleh : Hendy Dwi Warmiko | 02-Mei-2019, 14:24:14 WIB

KabarIndonesia - Jakarta, Seminar Food Safety telah dilaksanakan di Fairmont Hotel Jakarta pada 30 April 2019, salah satu tema yang dibahas adalah untuk pengujian halal. Produk berbasis gelatin merupakan salah satu produk yang masih perlu konfirmasi jaminan halalnya. Hal ini dikemukakan oleh Tri Joko Raharjo, Ph.D. dari UGM sebagai salah satu pembicara pada acara tersebut. Gelatin didapatkan dari kolagen yang berasal dari berbagai produk sampingan hewan, termasuk dari hewan babi (porcine based).

Keberadaan komponen non halal pada makanan dan bahan obat dapat terjadi salah satunya dikarenakan oleh faktor ekonomi yaitu penggantian atau penambahan daging dengan daging lain dalam rangka menurunkan biaya produksi dan mendapatkan untuk lebih banyak. Hal ini terjadi karena harga daging babi lebih rendah daripada harga daging sapi.

Dengan melalukan analisis proteomik menggunakan alat Orbitrap High Resolution Mass Spectrometer dapat diaplikasikan metode Bottom-up proteomics sebagai dasar pengembangan analisis berbasis MS untuk uji halal, termasuk pada produk gelatin. Memang menemukan urutan protein spesifik pada suatu spesies menjadi semakin kompleks dibandingkan dengan urutan DNA, tetapi lebih menjanjikan untuk menjadi pembeda. HRMS dapat menganalisis produk makanan apakah mengandung bahan non-halal dapat dilihat berdasarkan perbedaan berat molekul peptida dari masing-masing sampel.

Seminar dan Workshop yang diadakan oleh Thermo Fisher Scientific dengan PT GeneCraft Labs ini juga membahas tentang materi keamanan pangan lainnya seperti dioksin, standar mutu pangan, residu pestisida dan lain-lain dengan pembicara dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta ahli dari Thermo Fisher Scientific.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia