KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA IPTEK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

Pesan Semesta Melalui Kemajuan Repubik Rakyat Tiongkok (3): Benarkah Tuhan Tidak Butuh Disembah?

 
IPTEK

Pesan Semesta Melalui Kemajuan Repubik Rakyat Tiongkok (3): Benarkah Tuhan Tidak Butuh Disembah?
Oleh : Tonny Djayalaksana | 13-Des-2019, 10:56:31 WIB

KabarIndonesia - Pada tulisan "Pesan Semesta Melalui Kemajuan Republik Rakyat Tiongkok" bagian (1) dan (2), saya telah mengungkapkan bagaimana kemajuan Republik Rakyat Tiongkok merupakan salah satu bukti dari semesta bahwa agama tidak bisa menjadikan orang menjadi baik. 

Negara RRT yang notabene menganut faham komunis ternyata mencatatkan kemajuan yang begitu luar biasa. Sampai-sampai kekuatannya dianggap mengerikan oleh cendekiawan dan pakar-pakar peneliti dari universitas terkemuka di Eropa dan USA.

Sebagai pelengkap pemahaman bahwa agama tidak bisa menjadikan orang menjadi baik, dan kesadaranlah yang menuntun orang menjadi baik, maka berikut ini saya lampirkan sebuah artikel yang ditulis di Kompasiana.com:     Tuhan Tidak Butuh Disembah-sembah     

Tuhan nggak butuh disembah-sembah, Tuhan nggak butuh doa-doa, Tuhan nggak butuh amal soleh, sholat, puasa, puji-pujian dan semua tetek bengek ritual keagamaan. Tuhan, mau disembah atau tidak, ya tetap Tuhan. Tuhan adalah ajeg, eksistensi-Nya takkan terganggu oleh dinamika dunia yang fana.     

Sesungguhnya manusia itulah yang butuh menyembah Tuhan, manusia itulah yang butuh doa, manusia itulah yang butuh ritual-ritual. Tuhan nggak akan ngamuk-ngamuk dan melaknat manusia hanya gara-gara tidak melaksanakan ritual A sampai Z. Apa sih manfaat ritual keagamaan bagi Tuhan, nggak ada!     

Jadi sekali lagi ketika manusia menyembah Tuhan, sesungguhnya itu untuk mendatangkan manfaat bagi manusia itu sendiri dan syukur-syukur bagi sesama dan lingkungannya. Apa manfaatnya menyembah Tuhan bagi manusia? Manfaat yang utama dari menyembah Tuhan adalah pengosongan ego.     

Menyembah Tuhan adalah (salah satu) cara yang efektif untuk merubah sikap-sikap yang berpusat pada diri sendiri, menjadi berpusat keluar. Dari meminta menjadi memberi, dari menuntut menjadi memaafkan, dari membenci menjadi menyayangi, dari menggenggam menjadi melepaskan.... hingga pada akhirnya tercapai pengosongan diri yang sempurna. Misalnya dengan menunaikan sholat dan puasa, seseorang akan belajar tentang arti kedisiplinan, melawan hawa nafsu, mawas diri, dan menyadari segala kefanaan dan keterbatasannya.     


Tapi apakah menyembah Tuhan selalu mendatangkan manfaat? Belum tentu. Menyembah Tuhan tidak akan mendatangkan manfaat apa-apa, bila dilakukan sebagai rutinitas peribadatan yang kering, dilakukan hanya untuk mengharap pahala atau dilakukan karena takut mendapat laknat. 

Orang-orang yang getol menyembah Tuhan dengan konsep semacam itu, tidak akan mengalami progress ke arah pengosongan diri, malahan akan berlagak sok suci dan makin pongah. Makin merasa punya hak seperti Tuhan untuk mengklaim si A sesat atau si B musyrik. Kalau menyembah Tuhan justru menjadikan seseorang pongah rohani, maka lebih baik ia tidak usah menyembah Tuhan. Tiwas buang-buang energi. Lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.  


Indikator output menyembah Tuhan harusnya mewujud dalam bentuk kesadaran bahwa hanya dengan pengosongan diri, maka totalitas Tuhan akan bersemi dalam diri. Semakin kusyuk menyembah Tuhan, semakin sadar bahwa dirinya tak berarti, semakin sadar bahwa semua yang melekat adalah fana, semakin sadar bahwa hidup ini hanya anugerah dari Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang.  Ketika totalitas Tuhan itu ada di dalam diri, maka di situlah terletak rahasia Manunggaling Kawula Gusti.
 

Setelah menyadari semua tulisan artikel di atas, dengan tidak bosan-bosannya saya ingin selalu mengingatkan, bahwa sesungguhnya Alam Semesta ini diciptakan oleh Sang Keberadaan sebagai Kecerdasan Semesta Tanpa Batas, hanya dengan satu tujuan, yaitu sesuai penjelasan dari sebuah hadits Qudsi yang berbunyi : "Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi, Aku ingin dikenal, maka Aku ciptakan ciptaan-ciptaan untuk mengenali-Ku"        

Dengan adanya penjelasan dari hadits Qudsi tadi, maka jelas kehadiran semua makhluk dan seluruh isi Alam Semesta ini tugasnya cuma satu, membangun peradaban demi peradaban hanya untuk mengenali Dia, Sang Keberadaan sebagai Kecerdasan Tanpa Batas.       

Bukankah sejatinya di Alam Semesta ini tidak ada satupun yang bukan Dia? Karena Dia lah sesungguhnya yang Maha Esa, serta Sang Maha Segala Maha.       

Seandainya seluruh penduduk bumi ini semuanya mempunyai tingkat Kesadaran yang sama, niscaya Semesta ini akan selalu damai, Sejahtera serta Bahagia. (*)       

Penulis: Tonny Dayalaksana - Mualaf Zaman Now       ENTLIGHTENDED Convert Will Bring ELIGHTENMENT   www.djayalaksana.com                

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia