KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA BUDAYA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pelaksanaan Adat di Tapanuli Utara Diijinkan Tetapi Dengan Syarat Keprotokolan

 
BUDAYA

Pelaksanaan Adat di Tapanuli Utara Diijinkan Tetapi Dengan Syarat Keprotokolan
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 05-Jul-2020, 15:01:07 WIB

KabarIndonesia - Tapanuli Utara, Pelaksanaan adat yang selama lebih tiga bulan tidak diberlakukan di wilayah Tapanuli Utara, akhirnya sudah diperbolehkan meskipun tetap dengan syarat keprotokolan.

Bupati Tapanuli Utara  yang diwakili Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat, SH bersama Kajari Tatang Darmi, Wakapolres Mukmin Rambe menyosialisasikan Pernyataan Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Protokol Pelaksanaan Acara Adat Istiadat/Pesta di Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (2/6) bertempat di Balai Data Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung.

Sosialisasi yang  dihadiri pengurus LADN, MUI dan BKAG, dilaksanakan secara virtual dengan aplikasi Zoom Meeting Room yang diikuti seluruh Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Tapanuli Utara.

“Forkopimda telah menetapkan suatu Penerapan Protokol Acara Adat/Pesta di Era Menuju Tatanan Hidup Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara. Kita telah memasuki tatanan kehidupan baru, untuk itu kita tidak boleh berhenti dan hanya cemas namun harus terus berjuang untuk mengatasi covid-19 ini dengan mengikuti protokol kesehatan. hasil diskusi bersama stakeholder terutama Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat,” Wakil Bupati menjelaskan.

“Mulai saat ini pelaksanaan pesta adat sudah diperbolehkan namun harus tetap mengikuti beberapa ketentuan yang ditetapkan. Acara pesta pranikah dan pernikahan harus membuat pemberitahuan kepada Gugus Tugas Kabupaten selambat-lambatnya 30 hari sebelum pelaksanaan pesta dengan melampirkan daftar tamu dan undangan dari luar Kabupaten Tapanuli Utara yang akan menghadiri pesta, pihak gereja wajib menyediakan APD berupa alat pengukur suhu tubuh, wastafel dan hand sanitizer, jumlah yang boleh memasuki lokasi hanya 20 persen dari kapasitas lokasi serta mengatur jarak minimal 1 meter dan semua wajib pakai masker. <br /><br />Apabila tamu yang datang dari luar Tapanuli Utara wajib menunjukkan surat keterangan uji rapid test yang masih berlaku, apabila tidak ada maka aparat/Petugas wajib mengembalikan yang bersangkutan ke daerah asalnya" ujar Wakil Bupati menegaskan.

“Harapan kita mematuhi aturan ini, ini bukan semata-mata untuk kepentingan Pemerintah tapi untuk kepentingan kita semua, ini persoalan nyawa dan persoalan kehidupan kita. Acara Pranikah dan Pemberkatan Pernikahan di Gereja harus selesai sebelum 10.30 dan tidak diperkenankan bersalaman. Apabila ketentuan protokol kesehatan tidak di patuhi, maka tim keamanan gugus tugas penanganan Covid-19 berhak membubarkan acara tersebut," katanya menekankan.

Lebih lanjut Wakil Bupati juga menjelaskan tentang ketentuan tata cara penguburan mayat yang bukan pasien positif Covid-19 yang dibagi dua yaitu ‘sarimatua dan saurmatua’, pihak keluarga yang berduka wajib melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Kabupaten, termasuk pelaksanaan pesta adat lainnya.

Dipaparkan bahwa pelaksanaan kegiatan adat harus dilaksanakan seringkas mungkin.  Diharapkan para camat tetap melakukan sosialisasi Kesepakatan Bersama ini hingga ke desa,  juga koordinasi  dengan Gugus Tugas Kabupaten agar pelaksanaan tugas ini berjalan dengan baik. " Kita akan terus melakukan evaluasi secara bertahap agar kita bisa mengetahui perkembangan sesuai dengan pemberian ijin pelaksanaan pesta,” terang Sarlandy.

Pada kesempatan tersebut, Ketua MUI Taput menjelaskan terkait Acara Akad Nikah bagi Umat Muslim, harus menyediakan APD protokol kesehatan Pandemi Covid-19, peserta prosesi akad nikah yang di lakukan di KUA atau di rumah maksimal 10 orang, tamu pernikahan yang hadir maksimal 20% dari kapasitas ruangan Masjid atau gedung pertemuan, bagi keluarga yang datang dari luar Kabupaten Tapanuli Utara wajib memberikan keterangan surat uji test rapid test.

“Proses pernikahan tidak lebih dari 1 jam, makanan umum disediakan dalam bentuk nasi kotak atau nasi bungkus, dan pemberian kado di tentukan di tempat tersendiri tanpa bersalaman atau kontak fisik. “Begitu juga jika ketentuan protokol kesehatan tidak di patuhi maka tim keamanan gugus tugas penanganan Covid-19 berhak membubarkan acara tersebut." ujar Ketua MUI Taput itu senada dengan paparan wakil bupati.

Sementara Ketua LADN Tapanuli Utara menjelaskan tata cara pelaksanaan acara adat di gedung atau di luar gedung halaman rumah pemilik gedung wajib menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh atau thermogun dan petugasnya. Begitu juga menyediakan handsinitizer dan tempat kado pemberian yang sudah ditentukan, seperti itu juga mengadakan acara adat di dalam rumah. Di acara pesta agar diatur jarak minimal 1 meter dengan tanda batas jarak yang sudah ditentukan baik menggunakan kursi maupun dengan menggunakan tikar. Penyemprotan desinfektan wajib dilakukan di dalam dan di luar ruangan sebelum dan sesudah pelaksanaan pesta.

Acara adat pesta pernikahan maksimum 30% dari kapasitas tempat, begitu juga dengan makanan umum disediakan dalam bentuk nasi kotak atau nasi bungkus dan pemberian kado berbentuk lainnya atau tumpah sudah ditentukan wadahnya nya dan tanpa bersalaman atau kota fisik. Apabila ketentuan tersebut tidak dipatuhi maka tim keamanan gugus tugas penanganan covid berhak membubarkan acara.

“Polres Tapanuli Utara siap membantu dalam  pengamanan seluruh kegiatan acara pranikah dan pemberkatan pernikahan, acara akad nikah bagi umat muslim,acara adat di gedung atau di luar gedung halaman rumah dan acara adat lainnya maupun itu sarimatua dan saurmatua yang meninggal yang bukan karena Covid-19. Saya tegaskan juga agar Forkopimca di setiap kecamatan melakukan koordinasi dan kerja sama yang baik agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan masa pandemi COVID-19." ujar Wakapolres.(*)

Foto : Rapat Forkopimda bersama LADN dan MUI Taput terkait pelaksanaan New Normal

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia