KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Ketua STIK Rajawali - CCT Ungkapkan Sarnes Lulian Ijong Sering Halusinasi

 
PENDIDIKAN

Ketua STIK Rajawali - CCT Ungkapkan Sarnes Lulian Ijong Sering Halusinasi
Oleh : Antha | 04-Mar-2021, 14:51:54 WIB

Kabarindonesia - Talaud, Pelaksanaan Rapat Kerja Reposisi STIK Rajawali-CCT yang dilaksanakan oknum Yayasan yang tidak sesuai aturan bahkan tanpa kehadiran pihak LLDIKTI mendapat respon dari Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Rajawali Talaud (STIK Rajawali - CCT).

Hoxy Ryner Taluay sebagai ketua STIK Rajawali Talaud periode 2020-2024 mengungkapkan bahwa apa yang dikatakan Sarnes Lulian Ijong (Ketua Yayasan YPIH) hanyalah halunisasi dari yang bersangkutan.

"Kinerja Ketua Yayasan tidak sesuai prosedur, Ketua Yayasan (Sarnes Lulian Ijong) itu baru dilantik dua minggu, langsung memecat padahal Ketua tersebut juga belum bayar gaji sejak 2018" ungkap Hoxy

Hoxy menuturkan bahwa dalam dunia pendidikan kualitas sangat diperlukan, tetapi perlu proses, sedangkan pihak Sarnes Lulian Ijong sendiri gagal menghadirkan kualitas tersebut.

Seperti yang diketahui Sarnes Lulian Ijong mengangkat Obed Unsong yang saat ini masih terdaftar sebagai dosen di Universitas Nusantara Manado.

"Hal tersebut sudah melanggar Statuta dan UU. Dia itu tahun 2020 kemarin sering datang marah-marah tidak jelas dan omongannya selalu halusinasi. Contoh saja, sebelum dia jadi Ketua Yayasan, dia ngaku mau cari Dosen dari Korea dan kerjasama kirim mahasiswa keluar negeri gratis lewat lembaga Golden Gate" lanjut Hoxy

STIK Rajawali Talaud berhasil melaksanakan akreditasi pada tahun 2013 dan saat ini sedang proses akreditasi ungkap Hoxy.

"Klaim Sarnes memecat dosen itu sangat ngawur, kalau dia pecat, siapa yang mengajar mahasiswa? apakah kualitas pendidikan akan jadi kaleng-kaleng atau penuh kepalsuan? Ini Ijazah sudah online, di era modern ini jelas tidak bisa lagi ijazah palsu dan karang-karang, perkulihaan harus dilaksanakan dengan kualitas yang dikoordinasi bersama LLDIKTI" jelas Hoxy

Hoxy berharap Pemda dan DPRD mendegar aspirasi civitas dan dosen STIK Rajawali - CCT Talaud yang terdaftar di dikti untuk mengganti Sarnes Ijong dengan yang lebih baik secara etika dan mental.

Dari data yang diketahui, Oknum Ketua Yayasan yakni Sarnes Lulian Ijong sendiri pernah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dana beasiswa pelajar SMA dan SMK, hal tersebut dapat dilihat hasil keputusan Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Manado pada tahun 2012-2013 dalam amar putusan Majelis Hakim Armindo Pardede SH MAP, dkk.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
 

 

 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia