KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalLowongan Kerja PT.Indomaret 2021 oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Feb-2021, 00:57 WIB


 
  KabarIndonesia – Jakarta, đź’ł Lowongan Kerja PT.Indomaret Resmi DibukaDapatkan pekerjaan dari PT.Indomaret lewat program COVID19. Segera mendaftar pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirimkan setiap bulan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
 
 
PENDIDIKAN

Laporan PISA Indonesia Urutan ke 64 Kemampuan Membaca
Oleh : Zohiri Kadir | 19-Des-2019, 04:33:20 WIB

KabarIndonesia - Laporan Programme for International Student Assessment (PISA) membuat keprihatinan pendidikan Indonesia. Laporan yang terbaru, 3 Desember 2019 lalu, kembali menempatkan Indonesia di peringkat bawah dari 79 negara yang disurvei.

Secara umum, kemampuan membaca siswa Indonesia ada di peringkat 74 (sebelumnya peringkat 64), kategori matematika ada di peringkat 73 (sebelumnya 63), dan kategori kinerja sains ada di peringkat 71 (sebelumnya 62).
 
Selama ini, assessmen dalam PISA memang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Indonesia pernah mencoba memberikan soal kategori HOTS pada saat Ujian Nasional (UN) 2018 lalu. Hasilnya, siswa-siswa kesulitan karena memang dalam proses belajarnya belum terlatih dengan soal kategori HOTS.

Hal ini disampaikan Rhenald Kasali  dalam launching buku IINTRA, Inspiring School. Membangun Kecanduan dan Kemampuan Anak tajuk Usia Dini, Demi Masa Depan yang Cemerlang,  dl Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Rupanya,yang menjadi penyebab utamanya adalah taraf pendidikan yang diterima siswa selama ini lebih menitikberatkan pada menghafal, memahami, dan mengaplikasikan. Ini merupakan level bawah dan masuk kategori Lower Order Thinking Skills (LOTS).

Makin naik levelnya, siswa dituntut untuk bisa berpikir kritis, analitis, memecahkan masalah, dan melakukan evaluasi. Mayoritas siswa Indonesia, ternyata belum mencapai tahap tersebut. Itulah yang dilihat oleh Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Rhenald Kasali dari pengalamannya yang telah mengabdi selama 35 tahun dalam bidang pendidikan.

Dari pengalamannya di kampus, bersama Elisa istrinya, Prof. Rhenald lalu mendirikan Yayasan Rumah Perubahan yang salah satu kegiatannya adalah menyediakan sekolah bermutu untuk anak-anak kurang mampu pada level dasar.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 
 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia