KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
PENDIDIKAN

Lulusan STIKOM Harus Adaptif Teknologi dan Revolusi Industri 4.0
Oleh : Supadiyanto S.sos.i. M.i.kom. | 01-Nov-2019, 07:20:09 WIB

KabarIndonesia - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta akan mengadakan Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Program Diploma III Periode XXIII pada Sabtu (2/11/2019) di Ballroom East Parc Hotel Yogyakarta. Jumlah wisudawan dan wisudawati yang hadir sebanyak 96 Ahlimadya (A.Md.).Mereka terdiri atas 16 lulusan Prodi D3 Hubungan Masyarakat (Public Relations), 11 lulusan Prodi D3 Periklanan (Advertising), dan 69 lulusan Prodi D3 Penyiaran (Broadcasting).<br />
Wisudawan terbaik sekaligus lulusan tercepat se-STIKOM Yogyakarta diraih oleh Natalia Indrawahyuni (IPK: 4,00) dari Prodi D3 Humas. Waktu kuliahnya hanya 2,9 tahun. Disusul oleh Ridwan Nur Andry Yanto dengan (IPK: 4,00) dari Prodi D3 Periklanan, serta Fiorentina Indhi Mentari (IPK: 3,73) dari Prodi D3 Penyiaran. Total wisudawan/wati yang berhasil meraih predikat cumlaude (IPK 3,50-4,00) kali ini sebanyak 39 orang, berpredikat sangat memuaskan (IPK 3,00-3,49) sebanyak 46 lulusan, dan berpredikat memuaskan (IPK 2,75-2,99) sebenyak 11 orang. Tercatat sebagai wisudawan termuda yaitu Pramita Desiani Putri (19 tahun 8 bulan) dari Prodi D3 Hubungan Masyarakat.

Tema besar yang diambil dalam momentum wisuda tahun ini adalah “Tantangan Generasi Milenial di Era Revolusi Industri 4.0”. Ketua STIKOM Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo, M.Si. berpesan kepada para alumni STIKOM Yogyakarta harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi, terutama berbasis platform digital. Di samping itu juga harus saling bersinergi. “Kami berharap terus ada sinergi antara para lulusan dan kampus untuk pengembangan kampus di masa yang akan datang,” tegas R. Sumantri Raharjo.

Sumantri berpesan lebih lanjut, agar alumni tidak melupakan almamaternya dan selalu mengaplikasikan apa yang didapat selama kuliah untuk terus mengikuti perkembangan era digitalisasi. Hal tersebut sesuai dengan tagline Stikom Yogyakarta, yaitu ‘Kampusnya Konten Kreator’. Menurutnya, para wisudawan harus mampu berkreasi dan berprestasi di dunia digital yang menjadi kebutuhan masa kini.<br />
STIKOM Yogyakarta merupakan hasil perubahan bentuk dari Akademi Komunikasi Indonesia (AKINDO) YPK berdasarkan Surat Keputusan Menristekdikti No. 109/KPT/I/2018 yang diterbitkan pada 2 Februari 2018. Dengan demikian, hingga kini jumlah lulusan STIKOM Yogyakarta sudah mencapai 2.530 Ahlimadya. Lulusan STIKOM Yogyakarta telah tersebar bekerja di berbagai perusahaan pemerintah maupun swasta di Indonesia, bahkan di mancanegara.<br />
Pada kesempatan tersebut, Pembantu Ketua I STIKOM Yogyakarta, Dra. Sudaru Murti, M.Si. akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul: “Tantangan Generasi Milenial di Era Teknologi 4.0”. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
666 - ANGKA SETAN YG TERKUTUK 06 Jun 2020 11:23 WIB


 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia