KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA PENDIDIKAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
BNN "Panen" 1 Ton Ganja di Aceh 13 Aug 2020 02:57 WIB


 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PENDIDIKAN

Lulusan STIKOM Harus Adaptif Teknologi dan Revolusi Industri 4.0
Oleh : Supadiyanto S.sos.i. M.i.kom. | 01-Nov-2019, 07:20:09 WIB

KabarIndonesia - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta akan mengadakan Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Program Diploma III Periode XXIII pada Sabtu (2/11/2019) di Ballroom East Parc Hotel Yogyakarta. Jumlah wisudawan dan wisudawati yang hadir sebanyak 96 Ahlimadya (A.Md.).Mereka terdiri atas 16 lulusan Prodi D3 Hubungan Masyarakat (Public Relations), 11 lulusan Prodi D3 Periklanan (Advertising), dan 69 lulusan Prodi D3 Penyiaran (Broadcasting).<br />
Wisudawan terbaik sekaligus lulusan tercepat se-STIKOM Yogyakarta diraih oleh Natalia Indrawahyuni (IPK: 4,00) dari Prodi D3 Humas. Waktu kuliahnya hanya 2,9 tahun. Disusul oleh Ridwan Nur Andry Yanto dengan (IPK: 4,00) dari Prodi D3 Periklanan, serta Fiorentina Indhi Mentari (IPK: 3,73) dari Prodi D3 Penyiaran. Total wisudawan/wati yang berhasil meraih predikat cumlaude (IPK 3,50-4,00) kali ini sebanyak 39 orang, berpredikat sangat memuaskan (IPK 3,00-3,49) sebanyak 46 lulusan, dan berpredikat memuaskan (IPK 2,75-2,99) sebenyak 11 orang. Tercatat sebagai wisudawan termuda yaitu Pramita Desiani Putri (19 tahun 8 bulan) dari Prodi D3 Hubungan Masyarakat.

Tema besar yang diambil dalam momentum wisuda tahun ini adalah “Tantangan Generasi Milenial di Era Revolusi Industri 4.0”. Ketua STIKOM Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo, M.Si. berpesan kepada para alumni STIKOM Yogyakarta harus dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi, terutama berbasis platform digital. Di samping itu juga harus saling bersinergi. “Kami berharap terus ada sinergi antara para lulusan dan kampus untuk pengembangan kampus di masa yang akan datang,” tegas R. Sumantri Raharjo.

Sumantri berpesan lebih lanjut, agar alumni tidak melupakan almamaternya dan selalu mengaplikasikan apa yang didapat selama kuliah untuk terus mengikuti perkembangan era digitalisasi. Hal tersebut sesuai dengan tagline Stikom Yogyakarta, yaitu ‘Kampusnya Konten Kreator’. Menurutnya, para wisudawan harus mampu berkreasi dan berprestasi di dunia digital yang menjadi kebutuhan masa kini.<br />
STIKOM Yogyakarta merupakan hasil perubahan bentuk dari Akademi Komunikasi Indonesia (AKINDO) YPK berdasarkan Surat Keputusan Menristekdikti No. 109/KPT/I/2018 yang diterbitkan pada 2 Februari 2018. Dengan demikian, hingga kini jumlah lulusan STIKOM Yogyakarta sudah mencapai 2.530 Ahlimadya. Lulusan STIKOM Yogyakarta telah tersebar bekerja di berbagai perusahaan pemerintah maupun swasta di Indonesia, bahkan di mancanegara.<br />
Pada kesempatan tersebut, Pembantu Ketua I STIKOM Yogyakarta, Dra. Sudaru Murti, M.Si. akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul: “Tantangan Generasi Milenial di Era Teknologi 4.0”. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
"BURN OUT" = 4G (Gosong) 13 Aug 2020 04:53 WIB


 

 

 

 
Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup 13 Aug 2020 02:57 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia