KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTol Laut, Tol Langit, dan Tol Media (Sebuah Kesaksian untuk HUT ke-13 HOKI) oleh : Wahyu Ari Wicaksono
12-Nov-2019, 01:10 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sekarang ini perkembangan teknologi media telah berkembang dengan luar biasa. Apalagi ketika muncul teknologi yang disebut sosial media. Kemunculan sosial media telah membuat banyak hal berubah. Mulai dari industri, bisnis, kehidupan sosial, gaya hidup dan banyak lainnya. Salah
selengkapnya....


 


 
BERITA HUKUM LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
FamGofest 2019 Hadir di BSD City 21 Nov 2019 09:18 WIB

 

 

Aceh Ditargetkan Bebas Narkoba di Tahun 2025

 
HUKUM

Aceh Ditargetkan Bebas Narkoba di Tahun 2025
Oleh : Bang Rachmad | 05-Okt-2019, 09:50:42 WIB

KabarIndonesia -Banda Aceh, Peredaran narkoba mulai marak dimana-mana. Dari kota besar hingga ke pelosok kampung-kampung. Masalah narkoba di Aceh memang kompleks sekali. Para bandar narkoba menjadikan Aceh sebagai pintu masuk narkoba seperti shabu. Selain itu bandar narkoba juga menjadikan daerah Aceh sebagai pengedar, kurir dan pengguna sekaligus.

BNNP Aceh bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pemerintah Kabupaten/Kota (FKKA) menggelar Lokakarya Anti Narkoba. Thema utamanya adalah" Aceh Lampu Merah Narkoba" di Aula Balai Kota Banda Aceh, Selasa 17 September 2019.

Narasumber utama adalah Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH dan Ahli Hukum Adat dan Kearifan Lokal Fakultas Hukum Unsyiah, DR Adli Abdullah SH MHum. Hadir juga Bupati/Wakil Bupati seluruh Aceh, Walikota/Wakil Walikota Seluruh Aceh.

Dalam paparan kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH menyatakan bahwa: "Aceh harus bebas narkoba di tahun 2025. Semua kepala pemerintahan yang ada di Kota/Kabupaten seluruh Aceh harus mendukung pemberantasan narkoba."

"Jangan sampai Aceh hancur seperti negara Hongkong ataupun kolombia, gara-gara narkoba. Para petani yang biasa menanam ganja juga dianjurkan beralih ke tanaman lain seperti jagung. petani ganja tidak pernah kaya, mereka selalu ditipu oleh bandar narkoba." sebutnya.

Ditegaskannya, "Aceh sekarang berada dalam lampu merah narkoba. Hal ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab semua pihak guna menyembuhkan dan memperbaikinya. Mulai sekarang, jangan sejengkal pun lagi tanah Aceh ini menjadi lahan peredaran narkoba."

Program Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus didukung semua pihak.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman juga mengharapkan semua pihak bersama sejumlah stakeholder seperti BNN, TNI/Polri dan Pemerintah Gampong terus membangun kerjasama untuk menguatkan sistem menghalau peredaran narkoba.

Program penguatan pengamalan syariat Islam juga terus dilakukan dengan harapan keimanan dan ketaqwaan warga semakin meningkat dan semakin memahami bahwa narkoba merupakan barang haram yang dilarang agama. Kawasan pantai Timur dan Utara menjadi salah satu rute favorit bagi sindikat narkoba internasional untuk memasukkan barang haram tersebut ke Indonesia.

Antisipasi yang dibutuhkan tidak hanya menghentikan penyalahgunaan narkoba di masyarakat, tapi juga memutus mata rantai peredaran benda haram ini. Para generasi muda di Aceh untuk tidak mendekati orang-orang yang yang sudah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, karena dapat terpengaruh oleh kebiasaan buruk mereka.

Anak-anak Aceh sebagai generasi muda dan generasi bangsa ini, jangan sekali-kali mendekati orang yang sudah terlibat dengan penyalahgunaan narkoba, karena dapat dipengaruhi oleh mereka. Kuncinya adalah jangan salah pergaulan. Ingat merokok adalah awal seseorang mengenal dengan narkoba seperti ganja.

Jumlah narapidana terkait narkoba yang ditahan diseluruh lapas di Aceh ada 5418 orang , bandar narkoba 3746 orang, pengguna 1672 orang.

BNNP Aceh juga tidak segan-segan menembak mati bandar narkoba. Bila kedapatan membawa barang bukti narkoba, BNNP Aceh akan menindak secara tegas dengan menembak mati sindikat Narkoba Aceh.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia