KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Nasional21 JUNI HARI ISTIMEWA oleh : Tonny Djayalaksana
24-Aug-2019, 15:51 WIB


 
 
KabarIndonesia - Dihadirkannya seorang saksi ahli dari pihak terkait yaitu Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej yang kesaksiannya mampu mementahkan semua dalil-dalil pihak pemohon secara baik dan luar biasa. Melalui kesaksiannya tersebut maka tanggal 21 Juni 2019 itupun seperti menjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PARIWISATA

Libur Lebaran, Tingkat Hunian Hotel dan Penginapan di Kawasan Tuktuksiadong, Samosir Meningkat
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 12-Jun-2018, 11:54:51 WIB

KabarIndonesia - Samosir. Seiring dengan perkembangan aksesibilitas menuju destinasi pariwisata yang semakin lancar dan dalam beberapa tahun belakangan ini investasi pembangunan fasilitas wisata (hotel) makin berkembang maka jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten Samosir pun makin meningkat.

Amatan media, dalam 3 tahun belakangan ini, di beberapa kawasan pulau Samosir antara lain di kawasan Parbaba, Tandarabun, Simanindo juga di Ambarita, Tuktuksiadong, Tomok, telah terbangun banyak hotel, home stay bahkan penginapan yang sebelumnya sudah ada juga dibenahi.

"Saat ini tersedia 2500 kamar yang dapat dipakai menginap, baik berkualitas hotel, motel, cottage dan penginapan lainnya. Terutama hotel-hotel di kawasan Tuktuksiadong, sejak lama menjadi sasaran wisatawan domestik dan mancanegara" sebut Saul Situmorang, Asisten Sekda Samosir, Sabtu (9/6).

Terkait dengan tingkat hunian (okupansi) hotel di Samosir saat libur panjang biasanya yang paling besar diperoleh hotel/penginapan yang berada di kawasan wisata Tuk-tuk, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, sudah mencapai 80%.

Hal ini diakui Kepala bidang pengendalian usaha pariwisata, Dinas Pariwisata Samosir, Robintang Naibaho, kepada media, Senin (11/6/2018). Dia mengatakan bahwa pada pesanan hotel sudah dilakukan jauh sebelum masa liburan. Pada umumnya yang menyewa hotel adalah keluarga dan rombongan, di antaranya 40% berasal dari mancanegara dan 60% domestik.

"Untuk tanggal 11,12 kawasan Tuktuk 80% sudah dipesan, sementara hotel di kawasan Pangururan dan Parbaba sekitar 40% masih kosong. Tapi untuk tanggal 14,15 kawasan Tuk-tuk sudah full booking," sebut Robintang saat monitoring standar harga kamar hotel dan menu di objek-objek wisata.

Tingginya okupansi hotel di kawasan Tuktuksiadong tidak hanya musim hari libur panjang saja, bahkan pada hari-hari akhir minggu Jumat, Sabtu, Minggu, kawasan ini selalu menjadi sasaran wisatawan untuk menginap.

Hal ini diakui Daniel Exaputra Manik anggota HPI dan Anette Siallagan ketua PHRI Samosir, keduanya pemilik hotel dan restoran di Tuktuksiadong. Mereka mengaku bahwa untuk saat ini sudah "full" sehingga mengalihkan pesanan ke hotel atau penginapan lain di luar Tuktuksiadong.

Sementara itu, menyangkut harga kamar hotel, Robintang Naibaho menjelaskan bahwa sesuai hasil monitoring, untuk harga kamar hotel, menu yang tersedia di objek-objek wisata di Samosir masih bersifat standar.

"Harga-harga di objek wisata, seperti yang sudah kita monitor di kawasan Hostpring, Parbaba, masih standar. Begitu juga kamar hotel masih standar. Tapi kita tidak tau akan ada kenaikan disaat libur lebaran," tuturnya, seraya menambahnkan menu makanan dan minuman, rata-rata pengusaha makanan di objek wisata sudah menyediakan daftar menu untuk para pengunjung.

Pantauan pewarta media ini, biasanya pada hari libur dan hari-hari besar,
seperti libur Lebaran, Imlek, Natal dan tahun baru yang lalu, harga kamar hotel di kawasan objek wisata pantai pasir putih Parbaba dan Situngkir kecamatan Pangururan mengalami peningkatan. Juga terjadi di kawasan Ambarita, Tuktuksiadong, akan mengalami kenaikan hingga 2 kali lipat dari hari-hari biasa.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
DI ATAS LANGIT ADA LANGIT 23 Aug 2019 14:03 WIB


 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia