KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKetua MPR RI Bamsoet Prediksi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran oleh : Danny Melani Butarbutar
11-Mei-2021, 10:01 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip surel editor KOMPAS.com, bahwa untuk tahun ini larangan mudik seperti membentur tembok.

"Mungkin karena kejenuhan yang menumpuk. Mungkun karena peasaan lebih aman lantaran vaksin dan klaim kemampuan pemerintah mengendalikan", sebut Wisnu Nugroho.

Persoalan
selengkapnya....


 


 
BERITA PARIWISATA LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB


 

Tempat Terindah Melihat Bintang

 
PARIWISATA

Tempat Terindah Melihat Bintang
Oleh : Muhammad Rizky Halim Ilyas | 20-Nov-2009, 23:56:13 WIB

KabarIndonesia - Taman Galloway di selatan Skotlandia telah lama terkenal karena pemandangan yang spektakular dan disebut sebagai salah satu tempat terbaik untuk melihat gugusan bintang.

Bagi anda pencinta bintang dan senang melihat gugusan bintang anda wajib mengunjungi Tempat ini. Tempat ini merupakan yang pertama di daratan Inggris Raya dan Eropa yang disematkan penghargaan bertitel “Taman Angkasa Gelap,” satu dari empat yang tersebar di dunia.

Penghargaan tersebut dipersembahkan oleh Interational Dark Sky Association (IDA), yang menilai bahwa kualitas langit malam hari di area tersebut, minim polusi cahaya. Kualitas kegelapan langit mempengaruhi penglihatan terhadap Bimasakti dan Andromeda di galaksi yang jauh. Martin Morgan-Taylor, anggota dewan IDA mengatakan, "Tujuan menciptakan taman itu untuk restorasi langit gelap dan pelestarian yang ideal.Kualitas langit seperti ini perlahan menghilang. Hanya ada kurang dari 10 persen orang di Inggris Raya yang dapat melihat Bimasakti dari tempat tinggalnya.”

Kualitas taman itu diukur menggunakan sebuah pengukur kualitas langit. Sebagai gambaran, ruang gelap yang digunakan fotografer berukuran 24, sementara Taman hutan Galloway memiliki ukuran 23 dalam alat pengukur kualitas langit. Taman yang ditemukan pada tahun 1947 dengan luas 480 klometer persegi mampu memperlihatkan 7.000 bintang berkilau pada saat langit malam sedang bagus, Komisi kehutanan Skotlandia mengatakan. Polusi cahaya sangat minim karena bangunan yang ada di pinggiran taman sangat dibatasi.

Menteri Lingkungan Hidup Skotlandia, Roseanna Cunningham mengatakan, “Semua yang terlibat dalam proyek inovatif ini pasti sangat senang dan saya turut bahagia untuk mereka, dan untuk Skotlandia." (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
 

 

 
 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia