KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA PUISI LAINNYA





  • AMOR
  • 16-Aug-2019, 10:58:55 WIB


  • JENUH
  • 17-Jul-2019, 15:06:38 WIB





 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 

Sepekan Bersama Luka di Kota Tandus

 
PUISI

Sepekan Bersama Luka di Kota Tandus
Oleh : Silivester Kiik | 05-Mei-2019, 07:57:28 WIB

Gerimis mulai pamit meninggalkan tetesan kehidupan, tersingkirkan oleh aura terik yang melayukan keharmonisan.
Panas dan kering mulai menjamu relung,
berotasi pada lingkaran kegelapan untuk mengadu amarah.

Sepekan sudah termakan luka rasa,
silih berganti muncul dari arah tak pasti.
Ingin menyudahi pada teduhnya ranting pohon tua,
namun senyatannya semakin menggigit lebih dalam.

Belukar telah membuka mulutnya untuk menyantap,
tiap-tiap cemburu yang makin membludak.
Saling berkaca diceritakan,
saling bercerita dicemoohkan.

Berteriak dan menampar diri sendiri,
menghindari kokohnya amukan jejak-jejak reruntuhan.
Ibarat rindu yang mati oleh mendungnya kejujuran,
Dan terkubur sementara lewat mimpi malam untuk bernapas.

Ketika fajar menyapa dengan keanggunan gairahnya,
ada butiran kelembutan hadir memeluknya.
Menyerahkan pada pangkuan kota tandus,
untuk bersaksi bahwa aku mati untuk kehidupan cinta yang lain.

Tunmat, 4 Mei 2019 (*Catatan terik bersama senja di batas kota)


Jari-Jari Gerbong di Tapal Batas

Ini tentang prahara para tuan tanah,
menatap di balik jari-jari gerbong sebagai pujian,
melayangkan tangan-tangan kepalsuan,
lalu kembali untuk menyesap kopi dengan tenang.

Ini tentang prahara para dedaunan kering,
di tinggalkan kematiannya dari pohon kehidupan,
menggigil dalam bunyian terompet anak gembala,
yang menggantikan peninggalannya dengan pohon palem yang memabukkan.

Ini tentang prahara para pemangku tangan,
tersenyum dalam surat wasiat pengalengan,
bahagia dalam pundi-pundi kekonyolan,
dan mati tanpa sebuah doa.(*) 

Atambua, 5 Mei 2019


Nadi Kenyamanan

Sebuah kenyamanan tak pernah mengira
Bahwa hancur berantakan selalu mengisi kehadirannya
Namun ia tetap tegar pada langkahnya
Sebab secepat apapun kekuatannya
Kejujuran mampu mengalahkannya

Atambua, 5 Mei 2019

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi (Silivester Kiik)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia