KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanPasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia per 17 Juli 2021 Mencapai 2.832.755 Orang oleh : Danny Melani Butarbutar
17-Jul-2021, 14:29 WIB


 
  KabarIndonesia,  - Jakarta, Pemerintah Indonesia hingga hari ini Sabtu (17/7/2021) pukul 12.00 WIB mencatat ada 239.294 suspek terkait virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 diperoleh melalui data yang dapat
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB

 
 
ROHANI

Bagaimana Rasanya Kehilangan (Sahabat)
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 11-Mei-2020, 11:45:33 WIB

KabarIndonesia - Hampir setiap orang pernah mengalami bagaimana sakit dan bagaimana menderitanya pada saat kita ditinggal oleh orang yang kita kasihi. Rasa sakit dan sedih ditinggal oleh orang yang kita kasihi ada jauh lebih sakit dan lebih berat daripada penderitaan jasmani. Rasa sakit di badan dalam waktu beberapa saat akan hilang, namun rasa kehilangan membutuhkan waktu jauh lebih lama daripada sembuhnya rasa sakit di badan.

Dalam jangka waktu sebulan ini Mang Ucup kehilangan dua orang sahabatnya. Dan buat  saya ditinggal seseorang karena yang bersangkutan meninggal dunia ini bisa kita terima dengan lapang dada, sebab ini sudah takdir.

Lain halnya apabila kita ditinggal atau diputuskan secara begitu saja misalnya karena adanya Pria atau Wanita Idaman Lain (PIL/WIL). Atau oleh seorang sahabat yang merasa sudah tidak senang dan tidak mau lagi bersahabat dengan kita.

Apabila hal ini terjadi kita bukan saja merasa sakit, karena ditinggal oleh orang yang kita kasihi, tetapi juga merasa diri kita direndahkan dan tidak berharga lagi.

Bagi mereka yang pernah melihat film The Passion of the Christ, disitu kita bisa merasakan betapa berat dan betapa sakitnya penderitaan Tuhan Yesus pada saat Ia disiksa. Walaupun demikian puncaknya dari penderitaan Tuhan Yesus ialah pada saat Ia ditinggal oleh Allah Bapa.

Pada saat IA disiksa, tidak sepatah katapun yang diucapkan, tetapi kebalikannya pada saat Ia ditinggal oleh Allah Bapa, Ia berseru dengan keras:”Eloi, Eloi Sama Sabaktani” ; dalam bahasa Aram = Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
Disinilah kita bisa merasakan dan juga turut menghayatinya betapa sakitnya rasa seseorang apabila ditinggal oleh orang yang mereka sangat kasihi.

Masih terbayang dan juga terngiang-ngiang di kuping saya, ketika Mamah saya ditinggal wafat oleh ayah saya. Pada saat pertama kali Ma Anie mengetahui bahwa Papa Awat meninggal dunia, ia menangis sambil meratap dengan keras: “Awat kunaon tega ninggalkan Ani sorangan!” (Awat kenapa tega meninggalkan Anie sendirian). Setiap kali saya teringat oleh ratapan Ma Anie tersebut, tanpa bisa ditahan lagi turun air mata saya, berlinang.

Merasa ditinggal sendirian, bahkan merasa tidak dikasihi sering pula timbul pada saat kita merasa seakan-akan doa kita itu tidak digubris dan tidak didengar oleh Tuhan. Pada saat kita sedang jatuh dan menderita, kita membutuhkan seseorang kepada siapa kita bisa berkeluh kesah.

Hal inilah yang menyebabkan kita merasa seakan-akan Tuhan meninggalkan kita.
Percayalah bagi mereka yang pernah mengalami penderitaan berat dan dimana mereka merasakan dijauhi oleh semua orang, bahkan dijauhi oleh Tuhan sendiri.

Mereka akan lebih bisa menghayati dan betapa sedihnya ratapan Tuhan Yesus: :”Eloi, Eloi Sama Sabaktami” - Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?.(MU)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Majelis Rakyat Papua Didukung PGI 13 Jun 2021 04:31 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia