KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanPasien Terinfeksi Covid-19 di Indonesia per 17 Juli 2021 Mencapai 2.832.755 Orang oleh : Danny Melani Butarbutar
17-Jul-2021, 14:29 WIB


 
  KabarIndonesia,  - Jakarta, Pemerintah Indonesia hingga hari ini Sabtu (17/7/2021) pukul 12.00 WIB mencatat ada 239.294 suspek terkait virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 diperoleh melalui data yang dapat
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
CARA MENINGKATKAN KHARISMA ! 12 Mei 2021 10:22 WIB

 
 
ROHANI

Dicari Siapa Biang Keroknya Corona?
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 31-Mei-2020, 11:55:50 WIB

KabarIndonesia - Biang kerok dari segala penyakit itu udah jelas GOD, karena pada saat kita jatuh sakit yang pertama kita TUDUH adalah GOD, dengan kita mengajukan pertanyaan: WHY ME GOD?

Kalau ini tidak mempan baru kita lontarkan tuduhan ini kepada si SETAN. Kasihan banget, sebab si Setan ini selalu saja dijadikan KAMBING HITAM! Selain si Setan kita juga masih bisa menyalahkan CHINA, TRUMP bahkan PKI, jadi ada MULTIPLE CHOICE

Sudah pasti, penyakit itu adalah sesuatu hal yang paling tidak diinginkan oleh manusia. Setiap orang pasti pernah mengalami sakit, tidak peduli siapa dia, atau apa status maupun kedudukannya.

Entah ia itu raja ataupun gembel, kaya atau miskin. Sebab sakit itu sudah dari sononya, bawaan sejak lahir, karena setiap manusia yang dilahirkan di bumi ini sudah ditakdirkan untuk sakit dan mati.

Apalagi pada saat Pandemi Corona ini, entah dimanapun juga, entah siapapun juga dan entah kapanpun juga bisa kejangkitan Corona! BONUS sakit ini diberikan oleh Tuhan tanpa kita harus memohonnya.

Tanya: Apakah ini bisa dikategorikan sebagai ANUGERAH ALLAH?

Pada saat kita sakit, baru kita menyadari, bahwa harta atau anugerah yang paling berharga di dunia ini adalah kesehatan. Apabila seseorang menderita sakit berat, pertama timbul dipikiran; apakah sakit yang diberikan oleh Tuhan ini merupakan hukuman akibat dari dosa-dosa saya?

Berdasarkan hukum tabur tuai atau hukum karma. Saya yakin tidak ! Kita percaya bahwa apabila kita sudah diselamatkan berarti Argo-Dosa saya sudah direset jadi NOL, walau dosanya ireng seperti areng sekalipun; akhirnya akan menjadi putih bersih seperti salju tanpa noda alias KLIN SO TULEN, oleh darahNya Sang Penebus Dosa.

Kalau kita percaya akan hal ini berarti tidak ada alasan lagi bagi Tuhan untuk menghukum saya dengan bonus penyakit. Bahkan kebalikannya apabila Anda menuding bahwa penyakit itu sebagai hukuman dari dosa, berarti Anda melecehkan Tuhan. Masa sih udah ditebus habis dosanya oleh Tuhan dan klin so tulen masih saja dihukum, apakah itu tidak kebangetan !

Kalau kenyataannya orang berdosa akan dihukum dengan penyakit, kenapa para koruptor yang dosanya berjibun bisa hidup sehat dan umur panjang? Apakah kalau orang sakit itu berarti orang berdosa, sedangkan orang sehat adalah orang yang tidak berdosa? TIDAK !

Kagak percaya baca tuh sekali-sekali Alkitab, jangan hanya dijadikan untuk ganjelan lemari aja !
Ayub yang harus menggaruk-garuk kulitnya hingga menimbulkan luka. Duri di dalam tubuh Paulus yang tidak bisa dicabut atau Timotius harus minum anggur secara teratur sebagai obat agar penyakit pencernaannya reda.

Pada saat kita jatuh sakit, kita bukan saja mem-vonis diri sendiri dengan perasaan guilty feeling atau rasa berdosa sehingga saya jatuh sakit. Bahkan banyak pula orang yang mengadili Tuhan, kok tega-teganya sih Tuhan melimpahkan penyakit kepada saya.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa kebanyakan penyakit berdasarkan hukum tabur-tuai alias akibat dari prilaku gaya hidup kita sendiri.

Misalnya apabila anda perokok berat sehingga akhirnya kena penyakit kanker, ini jelas bukan karena dosa, melainkan karena tidak manut anjuran yg tercantum di bungkus rokok agar tidak merokok.

Makan seenak udel-udel tidak menghiraukan kesehatan, makan banyak lemak/kolestrol, gula dan tidak pernah melakukan olahraga ini bukannya karena dosa, melainkan karena prilaku gaya hidup sendiri!

Saya kira jarang ada orang yang bisa mengucapkan: „Thank God for pain“! – “Terima kasih Allah atas rasa sakit ini!”

Apabila sakit ini merupakan anugerah dari Allah, maka ini akan merupakan anugerah yang paling tidak disenangi maupun disyukuri. The most unppreciated and unwanted gift!

Memang sakit itu tidak enak, tetapi apabila Anda ingin hidup; maka Anda harus sakit, sebab itu sudah merupakan pasangannya dari kenikmatan hidup yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Seperti Im dan Yang.

Banyak orang tidak menyadari, bahwa penyakit itu sebenarnya demi kebaikan diri kita sendiri. Sebab penyakit ini merupakan WARNING KERAS agar kita mau merubah cara pola hidup kita: pola makan, pola hubungan dalam keluarga, hubungan sosial, bahkan pola hubungan komunikasi dengan DIA sang pemilik hidup manusia. Misalnya, mengurangi makanan lemak, gula maupun berhenti merokok dan melakukan olahraga. Tanpa adanya Warning ini saya yakin kebanyakan orang tidak akan mau merubah pola gaya hidupnya.

Memang ada beberapa penyakit yang sudah ditakdirkan dari sononya. Misalnya anak dilahirkan bisu, buta, cacad atau adanya Gen penyakit keturunan seperti blutdruck tinggi, kanker payudara, prostat maupun penyakit jantung.

Apakah ini akibat dari dosa sendiri ataukah akibat dari dosa orang tuanya? TIDAK saya nilai ini sebagai KESALAHAN dari Pabrik atau PRODUCTION FAILURE, githu. Wow, Dengan mudahnya kita menghakimi orang lain, bahkan menghakimi diri sendiri: ”Tuh, gara-gara ia begini dan begitu sehingga akhirnya jadi sakit!”

YESUS sendiri bersabda: “BUKAN dia dan BUKAN juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia”. So, karena adanya kesalahan produksi githu? - Mohon maaf deh nanti akan dirombak dahulu SOP nya.

INGAT! Tuhan mengijinkan kita sakit, tetapi kebalikannya Ia juga akan memberikan kesembuhan kepada kita, karena Tuhan itu Maha Pengasih!, DIA mengirim ROH KUDUS untuk menolong kita, membawa ke dalam hidup yang lebih bermakna . Katakanlah penyakit itu sebagai sebuah “pencobaan, peringatan bagi manusia untukbertobat…merubah pola hidup.

Selamat Hari Pentakosta, Maturnuwun sanget berkah dalem. (MU)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Majelis Rakyat Papua Didukung PGI 13 Jun 2021 04:31 WIB

 

 

 

 

 

 
 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia