KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 
 
ROHANI

Kesehatan Manusia Dalam Alkitab
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 05-Des-2019, 11:08:46 WIB

KabarIndonesia - Kalau kita mau mendengar dan menurut Firman-Nya kita bisa hidup sehat terus, dan itu adalah janji Allah akan selalu tepat!    Kagak percaya?
Bacalah: "…. maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir, sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau." (Keluaran 15:26)

Ini adalah yang dijanjikan oleh Tuhan kepada kita melalui nabi Musa, yang ditulis sekitar th 1491-1451 Sebelum Masehi, jadi sekitar TIGARIBU-LIMARATUS tahun yang lampau.

Perlu diketahui bahwa mereka baru mengetahui bahwa adanya bakteri ataupun kuman itu sekitar tahun 1890 SM atau 129 tahun yang lampau, padahal di dalam Alkitab semuanya ini sudah tercantum 3.500 tahun sebelumnya.

Hygienes - Kebersihan

Pada jaman dahulu mereka percaya bahwa orang menjadi sakit, karena dosanya atau karena nasib yang buruk menimpa dirinya. Maklum mereka belum mengetahui adanya kuman ataupun bakteri.

Walaupun demikian di Imamat 6:28 "Dan belanga tanah, tempat korban itu dimasak, haruslah dipecahkan, dan jikalau dimasak di dalam belangga tembaga, haruslah belanga itu digosok dan dibasuhi dengan air.

Disini jelas dikatakan bahwa kita jangan menggunakan belanga yg pecah, entah ini untuk masak ataupun untuk makan, karena di dalam pecahan belanga bisa terdapat kuman bakteri penyakit. Sedangkan kalau kita menggunakan belanga dari tembaga ini harus di gosok dan di cuci terlebih dahulu.

Dengan menuruti perintah Allah bangsa Yahudi bisa menjaga kesehatan mereka dari penyakit infeksi oleh kuman-kuman kotor. Bagaimana Musa 3.500 tahun yang lampau bisa mengetahui tentang bahayanya penyakit infeksi dari kuman-kuman apabila pada jamannya Nabi Musa belum ada Mikroskop dan belum mengetahui tentang bakteri.

Apabila daging tidak diawetkan di lemari es, maka kemungkinan besar daging tersebut bisa menjadi busuk dan rusak dan membawa wabah kuman penyakit.

Nabi Musa pun sudah mengetahui hal ini maka dari itu tercantum di dalam Imamat 7:24, "Lemak bangkai atau lemak binatang yang mati diterkam boleh dipergunakan untuk segala keperluan, tetapi jangan sekali-kali kamu memakannya."

Yang dimaksud disini agar kita tidak memakan daging binatang yang telah mati, karena penyakit ataupun yang telah dibunuh oleh hewan lainnya. Maklum makan daging mayat binatang, yang bukan karena disembelih bisa kena infeksi.


<strong>Perintah menjaga lingkungan hidup maupun kebersihan sudah ada dalam Alkitab.</strong>

Kotoran dari binatang dan sisa dari daging yang tidak dimakan mengandung banyak sekali bakteri dan kuman penyakit, maka dari itu Tuhan telah memberikan perintah agar ini semuanya di bakar jauh di luar perkemahan.

"….segala dagingnya, beserta kepala dan betisnya dan isi perut dan kotorannya, jadi lembu jantan itu seluruhnya harus dibawanya ke luar perkemahan, ke suatu tempat yg tahir, ke tempat pembuangan abu dan lembu itu harus di bakarnya sampai habis di atas kayu api di tempat pembuangan abu." (Imamat 4:11-12).

Hingga beberapa abad lamanya orang tidak mengetahui bahwa mandi itu adalah persyaratan utama untuk menjaga kebersihan badan. Di Amerika ada undang-undang yang mewajibkan rakyatnya, minimum SETAHUN SEKALI harus mandi. Bahkan di Eropa sendiri hingga th 1840 mereka percaya akan hal yang kebalikannya bahwa mandi itu bisa membuat orang menjadi sakit.

King James I (Raja Inggris) tidak pernah mandi, ini bisa di lihat dari bekas istananya di Hampton Palace walaupun istana tersebut terdiri dari ribuan kamar, tetapi tidak ada satupun kamar mandinya.

Namun ribuan tahun yang lampau Tuhan telah memerintahkan kita menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit.

Sebelumnya Tuhan memberikan Sepuluh Undang-undang di Gunung Sinai, Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: "Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya." (Keluaran 19:10)

Tuhan pun juga telah memerintahkan kepada Harun dan anak-anaknya agar mereka mandi terlebih dahulu, sebelumnya mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan; "Lalu kau suruhlah Harun dan anak-anaknya datang ke pintu Kemah Pertemuan dan haruslah engkau membasuh mereka dgn air. " (Keluaran 29:4).

Dari sinilah juga awalnya saudara Islam kita memperlakukan kewajiban Sunnah Wudhu (membasuh dengan air) sebelum Shalat.

Kenapa banyak sekali terjadi penyakit di negara-negara berkembang seperti India maupun Indonesia, sebab mereka membuang kotoran dimana saja. Lihat saja kali-kali maupun sungai-sungai terutama di kampung kumuh, dimana mereka membuang air besar (kada hajat) maupun kecil di air sungai tsb.

Padahal Tuhan Allah telah memberikan peraturan dan perintahnya pada 3.500 tahun yang lampau, bagaimana caranya memelihara kebersihan, pada saat buang hajat

Ulangan 23:12 Diluar perkemahan itu haruslah ada bagimu suatu tempat ke mana engkau pergi untuk kada hajat (buang air besar). Di antara perlengkapanmu haruslah ada padamu sekop kecil dan apabila engkau jongkok kada hajat, haruslah engkau menggali lobang dgn itu dan menimbuni kotoranmu.

Mungkin perintah ini sesuatu yang normal dan wajar pada jaman sekarang ini, tetapi perlu anda ingat bahwa perintah ini ditulis pada 3.500 tahun yang lampau, sebelum mereka mengetahui adanya eksitensi dari kuman maupun bakteri

Di dalam Alkitab tidak hanya tercantum bagaimana kita harus membikin bersih diri kita. Namun juga bagaimana cara membikin bersih peralatan-peralatan lainnya. Dokter pun di jaman sekarang mengetahui bahwa peralatan kedokteran untuk mengoperasi harus di bikin bersih terlebih dahulu dari segala macam bakteri.

Instruksi yang jelas bagaimana cara terbaik untuk membikin bersih peralatan tersebut tercantum di Bilangan 31:22-24: <em>"Hanya emas dan perak, tembaga, besi, timah putih dan timah hitam, segala yg tahan api, haruslah kamu lalukan dari api (dibakar), supaya menjadi tahir; tetapi semuanya itu haruslah juga disucikan dengan air penyuci; dan segala yang tidak tahan api haruslah kamu lalukan dari air. Lagipula kamu harus mencuci pakaianmu pada hari yang ketujuh, supaya kamu tahir, dan kemudian bolehlah kamu masuk ke tempat perkemahan."</em>

Nabi Musa membuat satu pernyataan yang sangat menarik sekali di dalam Kitab Imamat mengenai betapa pentingnya darah di dalam kehidupan kita.
<<em>"Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah ….." (Kitab Imamat 17:11).</em>

Dokter dan para medis lain, sangat mengetahui bahwa darah adalah bagian yang paling penting di dalam hidup manusia. Dalam bahasa Ibrani untuk jantung manusia ialah "lev", ini tercantum sebanyak 825 kali di dalam Perjanjian Lama dan 160 kali di dalam Perjanjian Baru. Otot yg terkuat di dalam tubuh kita adalah otot jantung kita.

Bagaimana Nabi Musa bisa mengetahui hal ini ribuan tahun sebelumnya, bahwa nyawa makhluk ada di dalam darahnya?. Nabi Musa telah memberikan keterangan yang lebih rinci lagi mengenai darah kita. Seperti tercantum di dalam perintah Tuhan mengenai sunat. Kejadian 17:12, Anak yang berumur 8 hari haruslah disunat.

Kenapa Tuhan memerintahkan untuk menyunat anak-anak pada usia "delapan hari" bukannya pada usia 13 tahun seperti yg dilakukan oleh penganut agama Islam?

Para ilmuwan dibidang kesehatan, telah membuktikan bahwa luka yg terbuka, akan lebih cepat sembuhnya apabila darah berhenti tidak mengalir keluar lagi. Apabila darah mengalir terus dan lukanya tidak menjadi kering, ini bisa mengakibatkan infeksi.

Dua faktor yang berbeda bisa menutup dan memberhentikan darah mengalir keluar ialah Vitamin K dan Prothrombin. Telah terbuktikan bahwa kedua factor ini mencapai puncaknya yang tertinggi di dalam diri tubuh manusia ialah pada saat usianya "delapan hari" (110% dari normal). Dan telah terbuktikan bahwa Vitamin K diproses di dalam darah manusia pada saat bayi itu berusia antara lima s/d tujuh hari.

Maka dari itu penyunatan pada saat bayi itu berusia "delapan hari" adalah waktu yang paling optimal di dalam kehidupan manusia, sebab pada saat tsb Vitamin K dan Prothrombin mencapai puncaknya di dalam tubuh manusia.

Bagaimana Nabi Musa 3.500 tahun yang lampau bisa mengetahui ini semuanya kalau ia tidak mendapatkan "inspirasi" dari Allah!

Angka tujuh banyak sekali digunakan sebagai simbol di dalam Alkitab, mulai dari 7 hari menciptakan alam semesta, 7 gereja, 7 materai, 7 sangkakala.
Kata tujuh dalam bahasa Ibrani berasal dari kata akar untuk "terpenuhi" atau "sudah cukup" atau "selesai".

Apakah anda mengetahui bahwa kehidupan manusia maupun binatang ada kaitannya dengan angka tujuh?

Selama hidup manusia denyut puls darah manusia akan menurun tiap tujuh hari sekali. Tiap tujuh tahun sekali sel darah, sel tulang, sel organ tubuh kita akan diganti dengan sel baru berdasarkan program genetik di dalam DNA tubuh kita.

Usia manusia rata-rata tidak melebihi 7 x 10 th = 70 th. Bayi manusia di dalam kandungan 280 hari = 7 x 40 hari. Singa mengandung 98 hari = 7 x 14, domba mengandung 147 hari = 7 x 21 hari, bebek mengandung 28 hari = 7 x 4 hari, kucing mengandung 56 hari = 7 x 8 hari sedangkan anjing 63 hari = 7 x 9 hari.

Pada 3.500 tahun yang lampau dibawah inspirasi dari Roh Kudus, Nabi Musa menulis "Hal-hal yg tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini." (Diedit dari catatan Mang Ucup mengenai kesehatan dalam Alkitab).

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia