KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalIbunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo Meninggal Dunia oleh : Danny Melani Butarbutar
25-Mar-2020, 14:42 WIB


 
  KabarIndonesia - Berita duka yang dikutip dari berbagai media bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Rabu (25/3/2020).

Informasi ini dikonfirmasi oleh salah satu staf khusus Presiden, Angkie Yudistia. “Iya betul, saya juga
selengkapnya....


 


 
BERITA ROHANI LAINNYA











 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Rembulan di Celah Matamu 07 Mar 2020 15:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
YUK LAWAN WABAH KESEPIAN ! 21 Mar 2020 12:41 WIB


 
 
ROHANI

YORRIS RAWEYAI: Selamat Merayakan HUT ke-165 Injil Masuk Papua
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 07-Feb-2020, 13:15:05 WIB

KabarIndonesia - Hari Selasa 5 Februari 2020, umat Kristiani Papua memperingati 165 tahun Injil masuk tanah Papua oleh dua Zendeling (Penginjil) asal Jerman, Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler di bibir pantai pasir putih Pulau Mansinam, Papua.

Peristiwa iman ini terjadi persis pukul 06.00 waktu Papua, di saat fajar pagi menyingsing di ufuk Timur pulau Cenderawasih itu. Berkat dua misionaris asal Jerman itu, dunia Papua menjadi terang dan berkat. Mereka telah mendengarkan Kabar Sukacita, pesan-pesan iman dari Tuhan dari gelap menjadi terang.

Banyak kisah-kisah hidup yang telah ‘terliterasikan’ kepada anak cucu Adam di negeri emas, di ufuk Timur Indonesia (Papua). Benih-benih yang ditaburkan oleh dua pekerja ladang Tuhan, Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler kini telah tumbuh dan berbuah subur di Tanah subur negeri Papua.

Kini, Injil telah menerangi dunia Tanah Papua selama 165 tahun dan akan hidup untuk selama-lamanya. Lantas, bagaimana harapan untuk menghadapi tantangan ke depan bagi generasi Papua ke depan?. Terlebih di zaman yang serba canggih seiring berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi bagi generasi muda di tanah Papua?

Bagaimana peran tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh Gereja untuk mengedukasi semangat dan pesan-pesan Injil, pesan-pesan religius bagi masa depan Papua?

Berikut adalah Pesan dan harapan dari salah satu putera Papua, Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Papua, Yorrys Raweyai pada peringatan 165 tahun Injil masuk Papua, hari ini, Rabu 5 Frebuari 2020.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan selamat merayakan Peringatan 165 tahun Injil masuk di tanah Papua. Terang bagi orang Papua yang dimotori oleh dua misionaris asal Jerman, Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler pada 5 Frebuari 1855 silam,” kata Yorrys di kantornya Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (5/2).

Lanjut Yorrys, bahwa proses 165 tahun ini cukup panjang dan melihat bagaimana mereka menghadapi berbagai macam tantangan sampai kehilangan jiwa, yang pada saat itu masyarakat Papua betul dalam keadaan yang hidup pada zamannya, masih kanibalisme dan masih nomaden.

“Karena itu, pendekatan-pendekatan religius itulah kita bisa lihat manusia Papua terutama di masyarakat pesisir yang sudah mulai mengenal peradaban. Situasi yang lebih baik dari semuanya. Nah, untuk memaknai itu kedepannya bagaimana supaya tokoh-tokoh Gereja di seluruh tanah Papua mesti memaknai tentang substansi daripada masuknya Injil di tanah Papua yang membawa terang buat masyarakat di Papua itu sendiri,” ujarnya.

Ada dua hal yang disampaikan oleh Carl Willem Ottow dan Johan Gottlob Geissler saat pertama menginjakkan kakinya di pulau Mansinam, Papua itu.
Pertama, mereka berlutut, mencium tanah Papua dan berdoa kepada Tuhan, dengan menginjakkan kaki ,semua persoalan peperangan, permusuhan sesama suku di situ dia bisa menyelesaikan itu dengan damai.
Kedua, pesannya adalah barangsiapa yang bekerja dengan jujur di dalam nama Tuhan ,maka ia akan mendapatkan tanda heran, langkah yang satu ke tanah heran lain. Pesan itu sangat substantif sekali .

“Jadi, mudah-mudahan ke depan terutama generasi baru yang di Papua ini bisa memaknai Injil sebagai inspirasi untuk menjaga tanah Papua, Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konteks religius sebagaiman kita yakini, dan kita pahami secara bersama-sama,” imbuh Yorrys, Ketua Komite II DPD RI itu.

Selain itu, kata Yorrys, satu hal yang perlu menjadi bahan renungan bagi tokoh-tokoh Gereja, masyarakat disana terutama melakukan edukasi terhadap berbagai macam persoalan.

Persoalannya bukan hanya narkoba, tapi masalah-masalah yang terpapar radikalisme dan lain sebagainya. Bagaimana tokoh-tokoh agama, gereja, masyarakat untuk menyelamatkan generasi orang-orang Papua itu sendiri.

“Kita harapkan, peran-peran tokoh-tokoh gereja hamba-hamba Tuhan di situ, jadi jangan orientasi kepada membangun gereja , tetapi bagaimana tokoh-tokoh gereja di sana itu mampu untuk membangun domba-domba, jiwa-jiwa masyarakat Papua itu sendiri,” imbuh Yorrys menutup perbincangan dengan media ini.

“Celakalah Aku, Bila Aku Tidak Memberitakan Inji. (Kor 1: 9:16). Selamat Merayakan HUT ke-165 Injil Masuk Papua." pungkasnya.

Profil Yorrys Raweyai

Yorrys Raweyai lahir di Serui, Minggu 28 Januari 1951, dikenal suka membela kepentingan masyarakat khususnya di Papua. Tokoh masyarakat Papua ini pernah menjabat Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, juga sejumlah jabatan penting yang pernah dipangkunya di negeri ini.

Keberpihakannya kepada masyarakat kecil, terutama masalah hak asasi manusia dan harkat martabat kaum tertindas, Yorrys termasuk salah satu aktivis Papua yang paling vokal membelanya.

Demikian juga dengan masyarakat buruh di negeri ini. Kritikannya yang membangun selalu terdengar ketika ada kebijakan yang menurutnya bersebrangan dengan kepentingan masyarakat.

Bang Yorrys, putera Papua, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Ketua Serikat Pekerja Pariwisata (SP Par) ini.
Di dunia pepolitikan, Yorrys pernah menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar dan ditempatkan di Komisi I yang membawahi bidang Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika dengan mitra kerja Kementerian
Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Panglima TNI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) dan beberapa lembaga negara lainnya.

Pada Pemilu 2019, Yorrys Raweyai mencalonkan diri sebagai caleg Dewan Perwakilan Daerah mewakili Provinsi Papua. Dinya terpilih dengan meraup suara signifikan. Pada 1 Oktober 2019, bang Yorrys Raweyai resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama 132 lainnya masa bahkti 2019-2024 mendatang. Dirinya dipercaya sebagai Ketua Komite II DPD RI.

Komite II DPD RI merupakan alat kelengkapan DPD RI yang bersifat tetap, yang mempunyai lingkup tugas pada pengelolaan sumber daya alam; dan pengelolaan sumber daya ekonomi lainnya.

Adapun, ruang lingkup tugas Komite II sebagaimana dimaksud dilaksanakan dengan memperhatikan urusan daerah dan masyarakat yang bermitra dengan 9 lembaga pemerintahan, yakni Pertanian dan Perkebunan, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Energi dan Sumber daya mineral, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah Tertinggal, Perindustrian dan Perdagangan, Penanaman Modal; dan Pekerjaan Umum.

Dalam rangka melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, maka komite II DPD RI bertugas ; menyampaikan konsepsi usul rancangan undang-undang dalam rangka penyusunan program legislasi nasional untuk 1 (satu) masa keanggotaan DPD dan setiap tahun anggaran; dan menyampaikan usulan rencana kerja dan acara persidangan Komite kepada Panitia Musyawarah.

Selain itu, Komite II juga membuat laporan kinerja dan inventarisasi masalah baik yang sudah maupun yang belum terselesaikan untuk dapat dipergunakan sebagai bahan Komite pada masa keanggotaan tahun sidang berikutnya. (sumber: https://dki.kabardaerah.com/peringati-165-tahun-injil-masuk-papua-ini-pesan-dan-harapan-senior-papua-yorrys-raweyai/).

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Cara Mudah Mulai Investasi Saham 27 Mar 2020 16:14 WIB


 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia