KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikSurvei SMRC: Mayorias Warga Tidak Suka Rizieq Shihab oleh : Wahyu Ari Wicaksono
26-Nov-2020, 10:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa 73% warga Indonesia tahu atau pernah dengar nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Dari yang tahu, yang suka kepada MRS 43%, yang berarti jauh di bawah kesukaan terhadap
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Keuntungan Apa Yang Ingin Diraih RRC Atas Terjadinya Demonstrasi di HongKong?!
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 22-Nov-2019, 17:31:18 WIB

KabarIndonesia - Kerusuhan Hongkong masih berlangsung, namun demikian apakah Tiongkok (RRC) dengan jumlah penduduk 1,4 miliar akan tunduk kepada Hong Kong (HK) yg jumlah penduduknya hanya setengah permil saja dari penduduk RRC?. Dan apakah KAISAR TIONGKOK akan bertekuk lutut kpd siswa ABG di HK?

Apa yang terjadi di HK sekarang ini kelihatannya seperti perilaku anak ABG yg memberontak ingin diterima sebagai orang dewasa, tanpa mereka menyadari akan kekuatan dan kemampuannya sendiri. Malah boleh jadi kerusuhan di HK sekarang ini sama seperti "potog hidung, rusak muka".

Disadari atau tidak, kerusuhan/huru hara ini akan menghancurkan ekonomi HK sendiri, sehingga akhirnya banyak perusahaan akan menjadi pailit bahkan banyak buruh akan di PHK. Bahkan pihak bandara juga sudah menderita kerugian besar. Dan yang sudah pasti akan dirugikan adalah para orang tua dari mahasiswa itu sendiri, sehingga akhirnya mereka terpaksa harus menyerah.

Lalu, berapa lama dan berapa jauh lagi mereka bisa dan bersedia mentoleransi anak-anaknya (mahasiswa) terus menerus menghancurkan piring makan keluarga sendiri?

Pemerintah RRC bisa bertahan lama, karena kerusuhan yang terjadi di HK ini tidak akan merugikan maupun menpengaruhi rakyat RRC secara langsung. Mereka kini memainkan politik "Long Term Game" bukannya Short Term Game". Boleh jadi, RRC ingin keluar sebagai "pahlawan" dlm kerusuhan di HK ini; misalnya mengirimkan tentaranya untuk membantu membikin bersih-bersih di HongKong.

Catatan sejarah, bah proses adanya SATU NEGARA DGN DUA SISTEM (yiguo liangzhi) ditanda tangani oleh Deng Xiauping (1984) berlaku selama 50 th. Jadi apabila RRC ingin agar HK kembali menjadi satu system dengan RRC, boleh jadi masih harus menunggu 35 tahun lagi.

Namun dgn adanya Kerusuhan yang terjadi sekarang ini, mungkin saja RRC bisa segera mengambil alih HK. Dan dengan satu kali pukul RRC bisa dapat dua, ialah Hongkong dan Macau. Jika itu berhasil maka RRC mengembalikan "Dua Anak Terhilang" ke pangkuan Bapaknya!

Begitu juga pada saatnya nanti, jika HK sudah hancur dan tidak kuat lagi, baru RRC turun tangan sebagai sang "Juru Selamat". Ketika ini berakhir, pandangan dunia dan minat HK akan diselaraskan dengan Beijing (RRC), kemudian investasi secara besar-besaran dari RRC akan mengalir dengan deras ke HK untuk membangunnya kembali.

Akhirnya, HongKong yang baru dan yang sangat Tiongkok, 100% akan muncul untuk menggantikan HK yg lama, maka HK kolonial yang lama akhirnya hanya akan ada dalam ingatan sejarah saja. (Analisis Danny Melani Butarbutar).

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia