KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (10), telah saya sampaikan alasan-alasan kenapa KH Ma'ruf Amin merupakan salah satu sosok yang paling tepat mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 kemarin.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 
 
OPINI

TNI Gelar Latihan Gulben Bersama Basarnas dan Hawaii National Guard
Oleh : Iin Suwandi | 23-Feb-2019, 09:37:57 WIB

KabarIndonesia - Dalam Penanggulangan Bencana (Gulben) diperlukan adanya sinergitas dan kesatuan komando serta koordinasi yang melekat antar Aktor Kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Divif-2/Kostrad Kolonel Inf Erwin, S.Ip setelah melaksanakan Latihan Bencana Alam bersama dengan Basarnas dan Hawaii National Guard (HING) di Malang, Jawa Timur, Kamis (21/2/2019).

Diungkapkan Aster Divisi-2/Kostrad, bahwa Latihan bersama (Latma) yang digelar dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Malang selama 13 hari (19-21 Februari 2019) berupa kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dan Table Top Exercise (TTX).
   
"SMEE, merupakan salah satu bentuk kegiatan pertukaran informasi tentang tugas-tugas yang dilaksanakan oleh militer masing-masing negara, dalam hal ini terkait dengan tugas bantuan kemanusiaan penanggulangan bencana baik di Indonesia maupun di Hawaii," terangnya. "Sedangkan TTX sendiri, salah satu jenis latihan tanpa pasukan dengan metode diskusi atau study kasus. Adapun tajuk atau tema Latma ini, Urban Search and Rescue (USAR)," imbuhnya.
   
Pada latihan yang diikuti oleh delapan (8) orang delegasi dari Amerika tersebut, menurut lulusan Akmil tahun 1996 ini, Delegasi Indonesia diwakili oleh 12 orang personel yang berasal dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU, masing-masing tiga (3) orang, kemudian ditambah dari Basarnas (2) orang.   

"Saya sendiri selaku Ketua Delegasi Indonesia, sedangkan dari Amerika, Kolonel James Barros yang merupakan J3 atau Direktur Operasi Hawaii National Guard," tuturnya.   "Ini, kali pertama dilaksanakan. Tujuan dari Latma ini sendiri untuk semakin meningkatkan hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan Amerika, khususnya dalam kegiatan penanggulangan bencana," tambah Erwin.

Sekaligus, lanjut Erwin, merupakan ajang berbagi informasi tentang pelaksanaan penanggulangan bencana yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Negara.    "Tanpa menghilangkan rasa saling menghargai atas standar prosedur yang ada, diantara kedua negara dan institusi, (Latma) ini juga dapat dijadikan sebagai forum untuk meningkatkan kepercayaan, wahana bertukar pengetahuan," tegasnya.

Yang pada akhirnya, menurut mantan Dandim 1007/Banjarmasin ini, akan mencapai tujuan bersama yaitu sinergitas dan kesatuan komando serta koordinasi yang melekat antara aktor kemanusiaan.    "Dikarenakan Latma ini setingkat tingkat operasional, maka tidak fokus pada detail di tingkat taktis, namun dirancang untuk menterjemahkan Petunjuk Strategis ke dalam Operasional," terang Erwin. "Untuk kemudian dapat digunakan, sehingga menghasilkan respon yang efektif," tambahnya.    

Terkait dengan latar belakang peserta latihan yang berbeda-beda, maka ketika akan melaksanakan operasi bersama dalam kontijensi multinasional di seluruh dunia,menurutnya diperlukan suatu pedoman umum. "Agar terjadi kesepakatan bersama, yaitu berupa Multinational Force Standing Operating Procedures (MNF SOP). Ini penting, karena akan digunakan oleh seluruh negara dalam merencanakan dan melaksanakan operasi bersama tersebut," pungkasnya.

Sebagai bagian dari promosi budaya dan wisata bangsa, selesai kegiatan, seluruh delegasi Amerika diajak mengunjungi beberapa destinasi wisata yang ada di Malang, seperti Museum Angkut dan Museum Brawijaya serta Coban Rais.(*)  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia