KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikSurvei SMRC: Mayorias Warga Tidak Suka Rizieq Shihab oleh : Wahyu Ari Wicaksono
26-Nov-2020, 10:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan bahwa 73% warga Indonesia tahu atau pernah dengar nama Muhammad Rizieq Shihab (MRS). Dari yang tahu, yang suka kepada MRS 43%, yang berarti jauh di bawah kesukaan terhadap
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Yuk, Salibkan Anies

 
OPINI

Yuk, Salibkan Anies
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 03-Jan-2020, 14:58:09 WIB

KabarIndonesia - Tiga tahun yg lampau 2,5 juta penduduk DKI dgn suara lantang memekikan kata HOSANA (diberkatilah dia) untuk Anies. Bahkan mereka mengusulkan agar DIA dijadikan sang RAJA (Presiden) pada Pilpres yg akan datang ini.

Namun sekarang hampir seluruh penduduk DKI berteriak secara serempak “SALIBKANLAH DIA”. Kenapa dan ada apa yang terjadi dengannya?

Namun Jokowi menjawab dgn tenang dan lembut: "Apakah yang harus kuperbuat dengan orang yang kamu sebut Gubenur pilihan kalian ini." Bukankah kalian yang memenangkannya menjadi sang "raja"?

Oleh karena Pemerintah ingin memuaskan hati orang banyak, maka ia nenyalibkan BARABAS (Basuki).  Anies sebenarnya berhasrat ingin menjadi sang JURU SELAMAT bagi kota Jakarta, namun nasib berbicara lain. Maklum dari segi nama saja sudah tidak baik Anies Baswedan (AB) – Ada Banjir, kok masih tetap saja dipilih.

AB tidak bersalah sama sekali, kesalahan satu2nya karena ia DUDUK MANIS DAN DIAM tanpa melakukan entah apapun juga, bahkan bergembira ria menyongsong pergantian tahun.

AB adalah orang beriman, ia percaya akan Sabdanya dimana ’Aku berjanji bahwa tidak pernah akan ada lagi air bah untuk memusnahkan manusia dan binatang. Kutaruh pelangi di awan. Oleh sebab itulah lebih NO ACTION alias WU WAI saja dan serahkan dan percayakan 100% kepada-Nya

Namun hal ini tidak bisa diterima oleh Masyarakat DKI, maklum hingga saat ini saja sudah hampir 50 korban jiwa atau tiga kali lipat lebih banyak daripada korban kebakaran di Australia. Lalu, apa yg bisa dilakukan oleh AB karena kota Jakarta ini telah DITAKDIRKAN DAN DIKUTUK dari sononya seperti Sodom & Gomora. Bahkan sdh didapuk sebagai: “THE MOST SINKING CITIES OF THE WORLD” = KOTA YG PALING TENGGELAM DISELURUH KOLONG LANGIT

Berdasarkan laporan para ahli, Jakarta semakin tenggelam ke bawah permukaan laut
setiap tahunnya 25,4 cm, sehingga saat ini saja sudah 50% dari wilayah Jakarta berada di bawal level permukaan laut. Dan di tahun 2050 maka sudah bisa dipastikan 100% akan berada di bawah permukaan laut.

Maka dari itu juga saya yakin haqul yakin entah siapapun Gubenurnya, tahun depan pasti akan banjir lagi, seperti juga saya yakin hari esok akan selalu di awali oleh Matahari Terbit.

Mang Ucup pribadi tidak ingin turut ramai-ramai secara berjemaah sambil berteriak "SALIBKANLAH ANIES", melainkan MAAFKANLAH AB, sebab apa yang telah terjadi tidak akan bisa dirubah kembali, walaupun kita nangis darah sekalipun juga.

Daripada buang waktu berteriak SALIBKANLAH ANIES, lebih baik kita aktif menyerukan dan menviralkan di Medsos BANTULAH PARA KORBAN BANJIR semaksimal dan selantang mungkin.

Sebab, percuma saja kita hanya mengucapkan dengan keras kata KASIHAN di mulut, namun NO ACTION sama sekali, ini namanya KASIHAN HAMPA ALIAS KASIHAN BODONG alias tong kosong nyaring bunyinya. AB tidak perlu dibantu, tapi rakyat banyak yang menderita kebanjiranlah yang penting diperhatikan. (*) 

Penulis: Mang Ucup 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Papua Nyatakan Dukungan Agar Otsus Jilid II Dilanjutkan pada Peringatan Hari Pahlawan Menyadari bahwa sejarah perjuangan pahlawan nasional Republik Indonesia khususnya yang tercermin pada peristiwa 10 November 2020 patut dikenang dan diteladani sebagai upaya generasi muda Indonesia dalam menghormati para pejuang yang telah merebut bangsa ini dari zaman penjajah hingga nyawa mereka
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia