KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
BNN "Panen" 1 Ton Ganja di Aceh 13 Aug 2020 02:57 WIB


 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

FPMO Minta Keadilan APMS untuk Melayani Pengisian BBM 24 Jam Selama Dua Minggu

 
DAERAH

FPMO Minta Keadilan APMS untuk Melayani Pengisian BBM 24 Jam Selama Dua Minggu
Oleh : Zul/budi | 16-Nov-2019, 12:25:19 WIB

KabarIndonesia - Maluku Utara, From Pembela Masyarakat Obi (FPMO) meminta sikap adil APMS terkait pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak untuk masyarakat Obi 24 Jam selama dua minggu.

Pantauan awak media, Persatuan Sopir dan Tukang Ojek yang tergabung dalam From Pembela Masyarakat Obi (FPMO) melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan guna menyikapi persoalan dan berbagai masalah terkait pelayanan pengisian BBM yang dilakukan oleh APMS kepada masyarakat.

FPMO menilai sangatlah tidak wajar karena APMS hanya melakukan pelayanan 2-3 jam saja, padahal seharusnya APMS mengikuti Standar Operasional (SOP) dari Pertamina yakni 12-24 jam. Seharusnyalah APMS tetap standby melayani pengisian BBM kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.

Akan tetapi yang terjadi di Obi, APMS  tidak melayani pengisian BBM sesuai SOP yang berlaku, malah melenceng dari SOP tersebut Inilah yang menyebabkan keresahan masyarakat dalam hal ini sopir dan tukang ojek yang ada di pulau Obi. Aksi turun jalan ini tak lain dan tak bukan hanya menuntut pemerintah kecamatan agar secepat mungkin untuk memanggil kedua pemilik APMS, dan pertanyakan persoalan minimnya pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat Obi.

Hal ini juga disampaikan Risal Sangaji selaku Koordinator Lapangan (Korlap) FPMO saat berorasi di depan Pasar Mortina, desa Jikotamo Kec. Obi. "Pemerintah kecamatan dalam hal ini Camat selaku koordinator wilayah kecamatan Obi, harus lebih jelih dan mampu melihat permasalahan ini. Jangan hanya diam, tetapi secepatnya menyikapi agar keadilan dan pemerataan pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat Obi dapat diatasi dan mendapat pelayanan selama 12-24 jam untuk masayarakat Obi" desak Risal, Senin (11/11/2019).

Menurut Risal, keterbatasan dan minimnya pelayanan pengisian BBM ini diketahui dari hasil kajian dan analisa FPMO. "Terbuktikan bahwa APMS tersebut tidak adil dalam pelayanan terkait pembagian jatah BBM, ini karena APMS hanya melayani masyarakat 2-3 jam saja.," lanjutnya.

"Masalah masyarakat tidak mendapatkan Bahan Bakar Minyak dari APMS ini, lantaran tumpang tindih pelayanan antara Depot-depot terhadap kendaraan roda dua-roda empat, yang semestinya APMS lah harus melayani masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat"ungkapnya.

Senada dengan itu, Bahri selaku Ketua Ikatan Sopir Angkutan Darat juga mengaku pelayanan AMPS yang tidak merata, dan harga BBM jenis bensin pun meningkat. "Kurangnya pelayanan ini karena APMS tidak mengikuti Standar Operasional (SOP) dari Pertamina, sehingga jatah untuk masyarakat tidak tercukupkan, inilah yang menimbulkan keresahan masyarakat terhadap pelayanan APMS tersebut, hinggga kadang kadang minyak jenis bensin tembus harga 17 ribu rupiah,"ungkap Bahri kepada pewarta kabarindonesia.com.

Dilaporkan, setelah berorasi didepan pasar Mortina desa Jikotamo,  massa aksi langsung bergegas menuju rute pertama kantor Camat, namun di depan kantor camat massa aksi tidak sempat berorasi dikarenakan mendengar bunyi Azan sehingga berhenti sejenak.  

Kedatangan massa aksi di kantor camat disambut Muspika yang selanjutnya meng ajak peserta aksi masuk ke dalam Aula untuk mendengar tuntutan dan pendapat massa.
Hearing dihadiri Camat Obi Abu Karim Latara, S.IP, ; Dan Ramil, Wakapolsek, Bahri ketua ikatan sopir kecamatan obi serta masa aksi FPMO. Pada acara penyampaian pendapat dan tuntutan ini, Ketua FPMO menyampaikan berbagai keluhan, keresahan, dan aspirasi masyarakat Obi terkait pelayanan pengisian BBM di APMS.

"Kami minta harus ada keadilan terhadap para pengguna kendaraan roda dua dan roda empat selama 24 jam dalam jangka waktu dua minggu ke depan, untuk melayani masyarakat Obi" kata Korlap FPMO Risal Sangaji.

"Untuk waktu 24 jam pelayanan pengisian bahan bakar minyak kepada masyarakat saya selaku koordinasi wilayah kecamatan Obi akan menyuruh APMS agar membuka 24 jam selama 30 hari, tentunya kalau minyak masih ada dan pasti harus melayani masyarakat" kata Camat Obi, Abu Karim Latara, S.IP, dengan tegas. 
"Saya akan panggil kedua pemilik APMS ini paling lama hari Kamis agar kita duduk bersama dan pecahkan persoalan ini" lanjutnya.

Setelah mendapat penjelasan dari Muspika dan Camat Obi, massa aksi pun merasa puas dan tepuk tangan, dan akhirnya bergegas membubarkan diri untuk pulang ke rumah  masing-masing dengan tertib(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
"BURN OUT" = 4G (Gosong) 13 Aug 2020 04:53 WIB


 

 

 
Saatnya Nabung Saja Tidak Cukup 13 Aug 2020 02:57 WIB

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia