KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanMendikbud Nadiem Anwar Makarim Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar” oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Des-2019, 16:26 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Siaran Pers Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengabarkan bahwa untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

FPMO Minta Keadilan APMS untuk Melayani Pengisian BBM 24 Jam Selama Dua Minggu

 
DAERAH

FPMO Minta Keadilan APMS untuk Melayani Pengisian BBM 24 Jam Selama Dua Minggu
Oleh : Zul/budi | 16-Nov-2019, 12:25:19 WIB

KabarIndonesia - Maluku Utara, From Pembela Masyarakat Obi (FPMO) meminta sikap adil APMS terkait pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak untuk masyarakat Obi 24 Jam selama dua minggu.

Pantauan awak media, Persatuan Sopir dan Tukang Ojek yang tergabung dalam From Pembela Masyarakat Obi (FPMO) melakukan aksi unjuk rasa turun ke jalan guna menyikapi persoalan dan berbagai masalah terkait pelayanan pengisian BBM yang dilakukan oleh APMS kepada masyarakat.

FPMO menilai sangatlah tidak wajar karena APMS hanya melakukan pelayanan 2-3 jam saja, padahal seharusnya APMS mengikuti Standar Operasional (SOP) dari Pertamina yakni 12-24 jam. Seharusnyalah APMS tetap standby melayani pengisian BBM kepada masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.

Akan tetapi yang terjadi di Obi, APMS  tidak melayani pengisian BBM sesuai SOP yang berlaku, malah melenceng dari SOP tersebut Inilah yang menyebabkan keresahan masyarakat dalam hal ini sopir dan tukang ojek yang ada di pulau Obi. Aksi turun jalan ini tak lain dan tak bukan hanya menuntut pemerintah kecamatan agar secepat mungkin untuk memanggil kedua pemilik APMS, dan pertanyakan persoalan minimnya pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat Obi.

Hal ini juga disampaikan Risal Sangaji selaku Koordinator Lapangan (Korlap) FPMO saat berorasi di depan Pasar Mortina, desa Jikotamo Kec. Obi. "Pemerintah kecamatan dalam hal ini Camat selaku koordinator wilayah kecamatan Obi, harus lebih jelih dan mampu melihat permasalahan ini. Jangan hanya diam, tetapi secepatnya menyikapi agar keadilan dan pemerataan pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat Obi dapat diatasi dan mendapat pelayanan selama 12-24 jam untuk masayarakat Obi" desak Risal, Senin (11/11/2019).

Menurut Risal, keterbatasan dan minimnya pelayanan pengisian BBM ini diketahui dari hasil kajian dan analisa FPMO. "Terbuktikan bahwa APMS tersebut tidak adil dalam pelayanan terkait pembagian jatah BBM, ini karena APMS hanya melayani masyarakat 2-3 jam saja.," lanjutnya.

"Masalah masyarakat tidak mendapatkan Bahan Bakar Minyak dari APMS ini, lantaran tumpang tindih pelayanan antara Depot-depot terhadap kendaraan roda dua-roda empat, yang semestinya APMS lah harus melayani masyarakat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat"ungkapnya.

Senada dengan itu, Bahri selaku Ketua Ikatan Sopir Angkutan Darat juga mengaku pelayanan AMPS yang tidak merata, dan harga BBM jenis bensin pun meningkat. "Kurangnya pelayanan ini karena APMS tidak mengikuti Standar Operasional (SOP) dari Pertamina, sehingga jatah untuk masyarakat tidak tercukupkan, inilah yang menimbulkan keresahan masyarakat terhadap pelayanan APMS tersebut, hinggga kadang kadang minyak jenis bensin tembus harga 17 ribu rupiah,"ungkap Bahri kepada pewarta kabarindonesia.com.

Dilaporkan, setelah berorasi didepan pasar Mortina desa Jikotamo,  massa aksi langsung bergegas menuju rute pertama kantor Camat, namun di depan kantor camat massa aksi tidak sempat berorasi dikarenakan mendengar bunyi Azan sehingga berhenti sejenak.  

Kedatangan massa aksi di kantor camat disambut Muspika yang selanjutnya meng ajak peserta aksi masuk ke dalam Aula untuk mendengar tuntutan dan pendapat massa.
Hearing dihadiri Camat Obi Abu Karim Latara, S.IP, ; Dan Ramil, Wakapolsek, Bahri ketua ikatan sopir kecamatan obi serta masa aksi FPMO. Pada acara penyampaian pendapat dan tuntutan ini, Ketua FPMO menyampaikan berbagai keluhan, keresahan, dan aspirasi masyarakat Obi terkait pelayanan pengisian BBM di APMS.

"Kami minta harus ada keadilan terhadap para pengguna kendaraan roda dua dan roda empat selama 24 jam dalam jangka waktu dua minggu ke depan, untuk melayani masyarakat Obi" kata Korlap FPMO Risal Sangaji.

"Untuk waktu 24 jam pelayanan pengisian bahan bakar minyak kepada masyarakat saya selaku koordinasi wilayah kecamatan Obi akan menyuruh APMS agar membuka 24 jam selama 30 hari, tentunya kalau minyak masih ada dan pasti harus melayani masyarakat" kata Camat Obi, Abu Karim Latara, S.IP, dengan tegas. 
"Saya akan panggil kedua pemilik APMS ini paling lama hari Kamis agar kita duduk bersama dan pecahkan persoalan ini" lanjutnya.

Setelah mendapat penjelasan dari Muspika dan Camat Obi, massa aksi pun merasa puas dan tepuk tangan, dan akhirnya bergegas membubarkan diri untuk pulang ke rumah  masing-masing dengan tertib(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 
LILIN ADVENT-NATAL 08 Des 2019 16:13 WIB

Kesehatan Manusia Dalam Alkitab 05 Des 2019 11:08 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia