KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PendidikanMendikbud Nadiem Anwar Makarim Tetapkan Empat Pokok Kebijakan Pendidikan “Merdeka Belajar” oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Des-2019, 16:26 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Siaran Pers Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengabarkan bahwa untuk menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Opera Afeksi 08 Des 2019 14:27 WIB

Perih Paling Parah 26 Nov 2019 19:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Muspika Obi Hentikan Sementara Pangkalan dan Pengecer Mengambil BBM di APMS

 
DAERAH

Muspika Obi Hentikan Sementara Pangkalan dan Pengecer Mengambil BBM di APMS
Oleh : Zul/budi | 18-Nov-2019, 12:01:27 WIB

KabarIndonesia - Maluku Utara, Dengar pendapat Muspika bersama Kades, From Pembela Masyarakat Obi (FPMO), Pengusaha Pangkalan dan Pengecer/Depot, membawa hasil baik. Seyogianya pertemuan dengar pendapat yang dijadwalkan Kamis 14 November 2019 oleh Camat Abukarim Latara , S.IP. Kedua pemilik APMS yang ada di Jikokahe desa Sambiki dan desa Jikotamo itu tidak hadir dalam acara tersebut, tetapi atss kebijakan Muspika  tetap berjalan pada pagi karena peserta telah hadir.

Peserta yang datang mengikuti dengar pendapat diantaranya, Kepala Desa dari desa Sambiki, desa Jikotamo, desa Buton, desa Laiwui atau mewakili, dan Kepala Desa Akegula juga masyarakat setempat,. Acara 'hearing' pun berjalan aman dan lancar meskipun sempat mendapat kritikan hingga memanas namun kembali normal seperti biasa.

Acara 'hearing' itu sempat memanas karena pihak pengusaha pangkalan dan para pengecer BBM melakukan kritik dan adanya ketersinggungan lantaran  Camat membatasi pangkalan dan pengecer mengambil BBM di APMS.

"Kalau keadilan harus kita terapkan, maka kita berkewajiban membatasi pengusaha pangkalan dan pengecer supaya masyarakat bisa menikmati pelayanan pengisian BBM di APMS. Jika Pangkalan dan Pengecer ikut mengambil, pasti kuota jatah BBM masyarakat berkurang, jadi alangkah baiknya kita batasi pangkalan dan pengecer untuk sementara waktu, agar masyarakat leluasa mengambil BBM di APMS selam 24 jam" tutur Camat

" Karena ini sudah menjadi tuntutan masyarakat maka kita selaku Muspika harus memutuskan sesuai keinginan masyarakat dan disamping itu kita juga mengawasi jalannya pelayanan pengisian BBM di APMS tersebut" sebutnya dengan tegas.

Namun begitu ada permintaan peserta, Yulisanto disapa akrab bang Ono yang juga merupakan  pemilik salah satu pangkalan BBM Laiwui Kec. Obi . Ono menyampaikan, bahwa "biarpun kita dibatasi mengambil BBM jenis premium di APMS namun kita masij bisa mengambil BBM jenis pertalite, karena jenis BBM ini merupakan jenis BBM non subsidi bersifat umum, jadi siapa saja bisa mengambilnya, pada saat rapat dengan Pertamina babang bersama Disperindagkop di sampaikan seperti itu" kata Ono.

Untuk hal tersebut Camat juga sempat menyentil persoalan APMS Jikokahe Desa Sambiki. Pada saat itu beliau masih bertugas di kec. Obi Selatan di tahun 2008, beliaulah yang telah memberikan rekomendasi kepada pemilik APMS untuk melakukan pembangunan di Desa Wayaloar dan Izin APMS tersebut keluar berlokasi di Desa Wayaloar Kec. Obi Selatan. Namun Camat menyampaikan rasa herannya, kenapa lokasinya dipindahkan ke Jikokahe Desa Sambiki.

Keterbukaan Camat ini dikarenakan ada lontaran pertanyaan yang datang dari kepala desa Jikotamo Hamid Ode Umar: "Pak camat kuota 90 ton itu di bagikan ke seluruh Obi atau hanya Obi induk".?  Lalu dijawab oleh Danramil, itu kuotanya Obi Induk, Obi Barat, dan Utara.  Lanjut kades, kalau Obi timur dan Obi Selatan?, Camat menjawab bahwa jatah Obi selatan itu ada di APMS Jikokahe Desa Sambiki, entah kenapa harus mereka bangun di Obi induk padahal Obi selatan sangat membutuhkan dan sekarang ini terjadi kelangkaan BBM di sana" pungkas Camat.(14/11/2019)

Terlepas dari hal itu, pada akhirnya Muspika mengambil sebuah kebijakan dan memutuskan hasil pertemuan,  diantaranya ada beberapa point sebagai berikut :

1. Pelayanan kepada kendaraan roda dua dan roda empat di buka setiap hari
2. Tidak membatasi pengisian BBM kepada masyarakat.
3. Pelayanan pengisian BBM di APMS memakai harga eceran tertinggi (Het) APMS dari Pertamina
4. Pengusaha Pangkalan dan Pengecer yang mengambil BBM ke APMS dibatasi dan di hentikan untuk sementara waktu.

Dalam keputusan pengambilan kebijakan oleh Muspika ini telah memberikan keleluasaa n kepada masyarakat dalam pemerataan untuk menerapkan keadilan yang sesungguhnya kepada masyarakat Obi dalam pelayanan pengisian BBM di APMS.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pemilu Spanyol Diulang 18 Nov 2019 12:05 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 

 
LILIN ADVENT-NATAL 08 Des 2019 16:13 WIB

Kesehatan Manusia Dalam Alkitab 05 Des 2019 11:08 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia