KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiDua Minggu Berlatih Menulis Bersama PMOH untuk Para Pelajar SMP dan SMA oleh : Redaksi-kabarindonesia
02-Jun-2020, 01:39 WIB


 
 
KabarIndonesia - Selamat Idul Fitri! Masih dalam situasi masa lebaran ini, Harian Online KabarIndonesia (HOKI) kembali membuka pelatihan menulis online Tahun Ajaran (Tajar) XII, 2020. Pada Tajar ini khusus diperuntukkan bagi para pelajar SMP dan SMA untuk mengisi masa liburan
selengkapnya....


 


 
BERITA DAERAH LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Kami Masih Punya Rasa Malu 31 Mei 2020 11:30 WIB

Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Desainer Sang Pemuja Setan 29 Mei 2020 13:08 WIB


 
 
DAERAH

Pembangunan Hunian Tetap Korban Gempa Sumbawa Terus Dikebut
Oleh : Iin Suwandi | 29-Des-2018, 08:35:29 WIB

KabarIndonesia - Proses pembangunan rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi korban gempa baik di Lombok maupun Sumbawa dan Sumbawa Barat hingga hari ini masih belum maksimal, karena banyaknya kendala yang dihadapi anggota Satgas bersama Kelompok Masyarakat (Pokmas) maupun Aplikator selaku pembuat panel Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha).

Hal itu diungkapkan Dansatgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) NTB Kolonel Inf H. Farid Makruf, MA., disela-disela kesibukannya di Mataram, Sabtu (15/12/2018).    
Dijelaskannya, beberapa kendala yang dihadapi diantaranya masih minimnya aplikator yang mencetak panel Risha, kurangnya baut panel Risha, scaffolding dan kunci shock menyebabkan pekerjaan menjadi terhambat. "Sementara itu data yang terverifikasi dari Pemda belum valid, sedangkan jumlah kelompok masyarakat terus bertambah," tambahnya.

Mantan Danrem 162/WB itu menjelaskan, pihaknya sudah berupaya melakukan komunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR maupun Pemerintah Daerah setempat dan Dinas Sosial Provinsi NTB untuk mengatasi segala permasalahan yang ada dan mendorong percepatan pembangunan sehingga pembangunan rumah Huntap bagi warga bisa berjalan lancar. "Hingga saat ini anggota Satgas terus mendampingi aplikator dalam pembuatan panel Risha, membantu pembangunan rumah Huntap sampai selesai," ucapnya.

Kolonel Farid berharap, seluruh anggota yang tergabung dalam Satgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi NTB agar tetap semangat dan jaga kesehatan sehingga tugas untuk membantu pembangunan rumah bagi saudara-saudara kita bisa dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tema Hari Juang Kartika ke-73 tahun 2018 yakni TNI-AD mengabdi dan membangun bersama rakyat.

Sementara Kasipos Satgas Letkol Inf Yudi Hermasyah bersama Kasi Intel Satgas Mayor Inf Panjaitan M. secara terus menerus melaksanakan pengecekan dan pengawasan ke seluruh sektor. Setiap hari kita keliling melihat dan mengawasi kegiatan yang dilaksanakan anggota Satgas di lapangan sehingga mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi di lapangan,"ujar Letkol Yudi.
    
Sebelumnya dijelaskan, ada pihak ketiga dari PT. Pos Indonesia yang menawarkan diri dan sanggup membantu membangun Huntap bagi korban gempa hingga rumah jadi, setelah dana dicairkan Pokmas akan diserahkan kepada PT. Pos Indonesia. "Namun ini masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut terkait mekanisme dilapangan,"jelasnya.   
"Kita berharap agar ada pihak ketiga yang lain yang bisa membantu dalam pembangunan rumah Huntap dengan mekanisme mengikuti ketentuan prosedur yang ada sehingga proses pembangunan rumah Huntap cepat terselesaikan dengan baik," pungkas Yudi.(*)     

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
DIE HARD - SUSAH MATEK 23 Mei 2020 10:41 WIB

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia