KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA POLITIK LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
POLITIK

Mengupas Tuntas Gejolak Pemilu 2019
Oleh : Adriansyah | 12-Mei-2019, 10:35:59 WIB

KabarIndonesia - Diskusi 'Merawat Keindonesiaan' kembali digelar. Diskusi itu membahas mengenai gejolak Pemilu 2019, problem demokrasi elektoral atau sekedar mainan bandar politik. Para tokoh yang hadir di acara itu adalah Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens, Guru Besar FISIP UI Arbi Sanit, Deklarator Pemenangan Prabowo-Sandi Adhie M. Massardie, Peneliti LIPI Indria Samego, dan Mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay.

Lebih jauh lagi, disampaikan oleh nara sumber Direktur Lembaga Pemilih (LPI) Boni Hargens yang mengamati adanya pola terstruktur yang berjalan di balik pelaksanaan Pemilu 2019. Pola itu disusun oleh para penunggang gelap yang memiliki "bisnis" politik. Boni memaparkan bahwa ada dua golongan yang memanfaatkan jalannya Pemilu 2019 dengan menunggangi salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. 

Menurutnya, golongan yang pertama ialah pebisnis politik. Bisnis politik yang dimaksud Boni ialah mencari uang dengan merangsang masyarakat melalui narasi kalau adanya kecurangan sehingga melakukan pengerahan massa. "Pebisnis kerusuhan ini orang-orang yang biasa mengatur kerusuhan. Ahlinya bikin kacau. Dari dulu itu zaman Soeharto. Orang-orang yang terlatih untuk bikin perang konflik antar masyarakat. Mereka dapat untung dari situ," kata Boni dalam diskusi bertajuk "Gejolak Pemilu 2019" di Resto Ammarin, Plaza Sentral, Jakarta Selatan, Sabtu (11/5/2019).

Kemudian golongan yang kedua ialah teroris. Teroris juga memanfaatkan hasil dari bisnis para penunggang gelap tersebut yang berhasil memantik keamarahan massa dengan narasinya. Teroris mengincar perpecahan antar bangsa seusai Pemilu 2019 berlangsung. "Hati-hati sudah ada teroris di luar sana memanfaatkan dikotomi 01, 02 untuk meledakkan bom di mana-mana untuk melakukan perlawanan terhadap negara dan ini akan menghancurkan kita semua," tandasnya.(*) 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia