KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA KESEHATAN LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
LOVE STORY BIBI LUNG & YOKO 27 Jun 2020 05:00 WIB


 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB


 
 
KESEHATAN

Ratusan Juta Rupiah Biaya Perawatan Pasien Terinfeksi Covid-19
Oleh : Danny Melani Butarbutar | 31-Mei-2020, 08:34:01 WIB

KabarIndonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan perkiraan biaya perawatan untuk pasien yang terinfeksi virus corona atau Covid-19. Dari pengakuan Erick Thohir, ternyata biaya perawatan tersebut cukup mahal, meski satu pasien positif Covid-19, biaya yang dikeluarkan bervariasi.

Dilansir dari kompas.com, paling murah bisa sampai Rp105 juta dan yang paling mahal biayanya bisa mencapai Rp215 juta. Namun biaya pengobatan pasien Covid-19 tersebut harus ditanggung oleh pemerintah.

"Kalau kita lihat dari data-data, kena Covid itu per orang bisa Rp 105 juta. Kalau yang ada penyakit tambahan Rp 215 juta kalau enggak salah. Mahal banget,” kata ErickThohir dalam diskusi virtual pada Jumat (29/5/2020).

Oleh karena itu, Erick meminta kepada masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan selama menjalani situasi new normal.
Dia meyakini bila masyarakat bisa menjalani hidup disiplin, maka Indonesia bisa melalui masa pandemi Covid-19 dengan cepat.

Namun demikian, menurut Erick Thohir, masyarakat Indonesia akan menghadapi situasi tatanan hidup normal baru atau new normal dalam waktu yang lama. Setidaknya, ia memprediksi jika penerapan new normal bisa berlangsung selama lima bulan. Sebab, selama belum ditemukannya vaksin Covid-19, masyarakat harus tetap hidup dengan situasi new normal.
Jika pun vaksin ditemukan, prosesnya tak serta merta bisa cepat digunakan.

Menurut Erick Thohir, pemerintah butuh waktu yang tak sebentar untuk menguji vaksin tersebut. “Memang new normal harus kita hadapi cukup lama. Selama vaksinnya belum ditemukan, mohon maaf juga vaksinnya itu harus diproduksi, habis diproduksi harus didistribusi, abis itu baru disuntik. Itu makan waktu,” ujarnya.

Kendati begitu, dia yakini Indonesia bisa melewati masa-masa sulit dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, Indonesia sudah terbukti mampu bangkit dari situasi sulit. Ia mencontohkan ketika terjadi krisis moneter yang pada 1998 silam. Ketika itu, kata dia, Indonesia disebut-sebut akan bubar, tapi ternyata tak jadi kenyataan.

“Saya yakin negara kita bisa keluar lah, sudah beberapa kali bangsa Indonesia membuktikan prediksi-prediksi dari negara lain salah. Dibilang 1998 bubar dan ternyata enggak jadi kenyataan. Kalau kita terbuka, enggak baperan, insyaallah kita ada jalannya.” sebut Erick optimis.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk pelaksanaan new normal di semua BUMN, Erick menekankan tiga poin yakni jam kerja yang fleksibel, penekanan protokol kesehatan, dan akselerasi teknologi. "Di BUMN saja kita lagi coba push supaya semua mengerti poin-poin ini," ujar mantan bos klub sepak bola Inter Milan itu.

Dia mengakui, tidak mudah untuk menerapkan protokol new normal dalam pelaksanaan perkantoran maupun industri. Pasalnya, setiap perusahaan memiliki kriteria dan pendekatan yang berbeda dalam pengoperasiannya.

Sementara itu, berbagai media melansir perbedaan besarnya biaya perawatan seorang pasien terinfeksi virus corona di setiap negara.
Di Singapura biaya yang dibayar sebesar Rp 61 juta hingga Rp 82 juta (
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4932884/singapura-patok-biaya-perawatan-corona)

China negara asal mula penyebaran covid-19 menetapkan Rp 48 juta (https://mediaindonesia.com/read/detail/296037-pemerintah-tiongkok-gratiskan-biaya-tes-dan-perawatan-korona), demikian juga negara Thailand Rp 48 juta. (https://www.aa.com.tr/id/dunia/thailand-ingatkan-rumah-sakit-tak-tagih-pembayaran-pasien-covid-19/1794051)

Kendati demikian, sama seperti negara-negara lain bahwa biaya perawatan tersebut tidak dibebankan kepada penderita tetap menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah harus siap untuk membayar biaya tes dan perawatan bagi pasien.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 
HOW ARE YOU MY FRIEND? 27 Jun 2020 05:21 WIB

Masihkah Ada Rasa Damai Di Hati? 21 Jun 2020 14:23 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia