KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalLowongan Kerja PT.Indomaret 2021 oleh : Danny Melani Butarbutar
12-Feb-2021, 00:57 WIB


 
  KabarIndonesia – Jakarta, 💳 Lowongan Kerja PT.Indomaret Resmi DibukaDapatkan pekerjaan dari PT.Indomaret lewat program COVID19. Segera mendaftar pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Bantuan akan dikirimkan setiap bulan
selengkapnya....


 


 
BERITA SERBA SERBI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

Polres Tapanuli Utara Ringkus Komplotan Maling Pembobol Toko di Tarutung

 
SERBA SERBI

Polres Tapanuli Utara Ringkus Komplotan Maling Pembobol Toko di Tarutung
Oleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak | 18-Sep-2020, 14:12:56 WIB

KabarIndonesia -Tarutung, Komplotan maling pelaku pencurian brankas Toko Miduk Tarutung milik Nursintan Panggabean (79), akhirnya berhasil digulung tim Polres Tapanuli Utara, setelah lebih setahun diburu ke berbagai penjuru tanah air.

Seperti diberitakan media cetak dan online sebelumnya, komplotan maling spesialis bongkar rumah itu telah menggasak uang tunai, surat berharga serta perhiasan senilai Rp 1 miliar pada 1 Juli 2019 lalu, dari toko di jalan Sisingamangaraja Tarutung. Dua dari lima tersangka, yakni LM, 30 tahun, warga Desa Harianja, dan DS, 49 tahun, warga Desa Pakpahan, Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara, sudah ditangkap dan kasusnya kini dilimpahkan ke kejaksaan.

Sementara tiga lainnya ditangkap pada waktu dan tempat berbeda, yakni MNL 49 tahun, warga Jalan Sisingamangaraja, Kabupaten Tapanuli Utara; ARA, 45 tahun, warga Jalan Malanthon Siregar, Gang Barito No 7, kota Pematangsiantar; dan YPS alias Pangaloan bin Ereget, 45 tahun, warga Blok Kresek RT/RW 004/001, Kelurahan Sidomulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

"Kelima tersangka pembobol Toko Miduk Tarutung yang menimbulkan kerugian senilai Rp 1 miliar sudah tertangkap," kata Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Jonner MH Samosir yang dihubungi jurnalis online Jumat, (18/9). Jonner menyebut, upaya pengungkapan kasus cukup menyita waktu, pikiran, tenaga dan biaya besar. Karena saat kejadian pencurian, tidak ada orang dalam toko,dan toko tidak memiliki closed circuit television (CCTV).  "Minim alat bukti. Keterangan saksi serta rekaman CCTV tak ada. Dan pada saat peristiwa, pemilik toko tidak berada di tokonya atau toko tersebut kosong tidak ada orang," ujarnya.

Dituturkan, pada 12 Juni 2020 dua tersangka, yakni LM dan DS terlebih dulu diamankan dari kediaman masing-masing. Petunjuk dari dua tersangka diperoleh keterangan tentang keterlibatan tiga tersangka lainnya. Saat ini tiga tersangka masih kami tahan untuk proses penyidikan dan pengembangan.

"Namun keterangan yang mereka miliki tidak lengkap. Karena dua tersangka tidak mengetahui nama asli tiga tersangka lainnya, hanya marga dan wajah yang dikenal. Sehingga polisi harus bekerja keras menghubungkan bukti dan informasi yang dikumpulkan," sambung Kapolres.

Kerja keras tim pun dimaksimalkan. Dan dari penyelidikan yang lebih terukur, polisi akhirnya berhasil menangkap satu orang tersangka baru berinisial MNL. Dia ditangkap dari kediamannya, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara pada 12 Agustus 2020.

Jonner menyebut, untuk mengungkap kasus ini pihaknya kerja sama dengan pusat Inafis Mabes Polri serta jajaran kepolisian di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Polda Metro Jaya, dan Polda Sumut hingga dua tersangka lain berhasil ditangkap. Tersangka YPS dan ARA merupakan perampok kelas kakap yang terorganisir serta residivis di DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

"Pada 13 Agustus 2020 Polres Kebumen berhasil menangkap tersangka ARA. Tim langsung berangkat menjemputnya. Dari keterangan tersangka ARA diperoleh info tentang tersangka YPS dan 26 Agustus 2020 lalu YPS ditangkap Polda Metro Jaya di sebuah rumah makan di Tambora, Jakarta Barat," ungkapnya. Jonner mengatakan, ke dua tersangka sudah lebih dari 25 kali beraksi di Pulau Jawa, bersama komplotan berbeda dan tiga kali sudah menjalani hukuman.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka YPS dan ARA mengakui sudah tiga kali beraksi di wilayah Tapanuli sebelum ke Toko Miduk. Sekitar Juni 2019 mencuri brankas dari pabrik tapioka PT Hutahaean Bahal Batu, Siborongborong; mencuri tabung gas 75 unit dari Sipoholon, selain mencuri brankas di Padangsidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Saat ini tiga tersangka masih kami tahan untuk proses penyidikan dan pengembangan, yakni MNL, YPS, dan ARA. Sedangkan tersangka LM dan DS sudah tahap II atau sudah kami serahkan ke jaksa penuntut umum," ujarnya. Ke lima tersangka diancam hukuman tujuh tahun penjara sesuai Pasal 363 Ayat 1 ke-4e KUH Pidana. Demikian dilaporkan jurnalis KabarIndonesia Leonardo Ts Simanjuntak dari Tarutung.(*)

Foto: Kapolres Taput AKBP Jonner Samosir menjelaskan kronologi penangkapan komplotan maling pembobol Toko Miduk Tarutung. (dok/online Tgr )

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Hacker ClanX12 15 Jan 2021 06:38 WIB

 

 
Kenaikan Cukai Rokok Ditunda 04 Nov 2020 00:50 WIB

 

 

 
 

 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia