KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA NASIONAL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
NASIONAL

Dialog Nasional Ketiga: Sinergi Kelompok Aksi untuk Koordinasi Ketenagakerjaan Inklusif di Indonesia
Oleh : Syekh Ndoy | 27-Aug-2018, 23:59:33 WIB

KabarIndonesia - Jakarta. Jakarta Rajawali Foundation dan Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) melalui proyek kerja sama USAlD-Mitra Kunci Strengthening Coordination for lnclusive Workforce Development in Indonesia (SINERGI) menggelar Dialog Nasional tentang Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia pada Selasa, 14 Agustus 2018 di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta. 

Direktur Rajawali Foundation sekaligus Project DirectorSlNERGl, Agung Binantoro, Senin (14/8), menjelaskan, acara dialog ini adalah bagian ketiga dari rangkaian dialog nasional tentang Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia yang merupakan salah satu dari kegiatan utama Proyek SINERGI.

Untuk kesempatan kali ini, dialog nasional yang didukung oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia, dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi-(Kemenristekdikti), tersebut akan membahas tema "Kelompok Aksi (PCKSI) SINERGI dan Kunci Koordinasi Ketenagakerjaan lnklusif di Indonesia".

"Dialog ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan penyadaran pada pemerintah daerah, dunia usaha, dan kaum muda tentang ketenagakerjaan inklusif, serta upaya pengurangan kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Dialog dibuka oleh Ibu Mimy Santika mewakili Education Office USAID/indonesia, yang akan dilanjutkan dengan SINERGl Project Updates oleh Project DirectorSlNERGl, Agung Bin_antoro.

Sebagai pembicara kunci dalam dialog tersebut adalah Direktur Genderal PembinaanPelatihan dan Produktivitas pada Kementerian Ketenagakerjaan Republik lndonesia,. Drs Bambang Satrio Lelono MA. Sementara, untuk pembicara utama adalahDeputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Drs Pungky Sumadi, MCP, PhD.

Selaku narasumber diskusi antara lain: Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian PPN/Bappenas,, Mahatml P Saronto ST, MSIE; Project Leader SINERGI Bambang Wicaksono; Kabag Humas Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sekaligus Bidang Monitoring & Evaluasi POKSI, Teguh Hadi; perwakilan PT Nuanza Porcelaianoonali, sekaligus Bidang Program POKSI, Roy Wibisono; serta perwakilan Kaum Muda Semarang, Zaenab.

Lebih lanjut. Agung mengatakan. melalui kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mengenalkan Proyek SINERGI kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. pernenntah kota/kabupaten dampingan. dunia usaha. kaum muda. dan para pemangku kepentingan lainnya. Hal ini karena selama 15 bulan, sejak Oktober 2017 hingga Desember 2018. Rajawali Foundation dan Transformasi melaksanakan proyek SINERGI. dengan tokus di Provinsi Jateng. khususnya di empat daerah dampingan. yaitu: Kota Semarang, Kabupaten Semarang. Kabupaten Boyolali. dan Kabupaten Demak dengan sasaran awal 400 kaum muda kurang mampu dan rentan (termasuk kaum difabel).

"Namun, proyek tersebut tidak menutup kesempatan untuk daerah lain di indonesia. Target akhir USAID-Mitra Kunci untuk program ini adalah menyasar 200.000 kaum muda kurang mampu dan rentan di enam provinsi di Indonesia." sambung Agung.

Program SINERGI, lanjut dia, mengarusutamakan kaum muda (usia 18-34 tahun) yang kurang mampu secara ekonomi dan rentan-dengan mempertimbangkan perempuan, kesetaraan gender, dan penyandang disabilitas-ke dalam pasar tenaga kerja di Indonesia.

"Salah satu wujud dari program tersebut di antaranya membekali kaum muda kurang mampu secara ekonomi dan rentan yang disesuaikan dengan minat, bakat, serta kebutuhan pasar kerja," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bambang Satrio Lelono, mengatakan, dari dialog nasional ini juga diharapkan dapat turut membantu mengembangkan jejaring kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota guna menyusun rencana aksi inovatif bersama (co-design innovative solution) bagi upaya meningkatkan akses informasi dan pelatihan kerja yang berkualitas. 
"Hal ini penting guna memberikan kesempatan pada kaum muda kurang mampu secara ekonomi secara ekonomi dan rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, guna memasuki dunia kerja," pungkas Bambang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia